Lelah Menjalani Dunia, Ustadz Adi Hidayat: Itu Wajar
Mahmuda attar hussein
Kamis, 01 Desember 2022 - 15:50 WIB
Ilustrasi menjalani kehidupan dunia. (Foto: Istimewa).
Pendakwah, Ustadz Adi Hidayat mengatakan, setiap manusia pasti akan merasa lelah menjalani kehidupan dunia. Menurutnya, itu merupakan hal yang wajar.
Dia mengatakan, dunia merupakan tempat manusia menjalani kehidupan sementara yang melelahkan. Namun, kaum muslimin tetap harus menjalaninya sesuai dengan syariat Islam.
"Dunia itu tidur saja lelah, tapi itu hanya sementara, karena dunia memang tempatnya lelah. Nanti kalau sudah selesai akan tenang kita," kata dia dikutip dari kanal YouTubenya, Kamis (1/12/2022).
Baca Juga: Waspada Bahaya Cinta Dunia, UAS: Coba Ambil Setengah Sayap Nyamuk
Menurut dia, menjalani dunia dengan istiqomah selalu berada di jalan-Nya merupakan pintu menuju ketenangan akhirat. Karena itu umat Islam akan mendapatkan kebahagiaan abadi di akhirat kelak.
"Nanti kita tinggal menenun perbuatan baik yang kita lakukan selama di dunia. Perlu diingat bahwa dunia itu kehidupan sementara, tapi akhirat adalah kehidupan abadi selama-lamanya," katanya.
Dai berusia 38 tahun ini menjelaskan, orang-orang baik menjelang waktu meninggal akan ditampakkan pahalanya oleh Allah. Seketika ditampakkan pahalanya, maka dia akan mendapatkan ketenangan.
Dia mengatakan, dunia merupakan tempat manusia menjalani kehidupan sementara yang melelahkan. Namun, kaum muslimin tetap harus menjalaninya sesuai dengan syariat Islam.
"Dunia itu tidur saja lelah, tapi itu hanya sementara, karena dunia memang tempatnya lelah. Nanti kalau sudah selesai akan tenang kita," kata dia dikutip dari kanal YouTubenya, Kamis (1/12/2022).
Baca Juga: Waspada Bahaya Cinta Dunia, UAS: Coba Ambil Setengah Sayap Nyamuk
Menurut dia, menjalani dunia dengan istiqomah selalu berada di jalan-Nya merupakan pintu menuju ketenangan akhirat. Karena itu umat Islam akan mendapatkan kebahagiaan abadi di akhirat kelak.
"Nanti kita tinggal menenun perbuatan baik yang kita lakukan selama di dunia. Perlu diingat bahwa dunia itu kehidupan sementara, tapi akhirat adalah kehidupan abadi selama-lamanya," katanya.
Dai berusia 38 tahun ini menjelaskan, orang-orang baik menjelang waktu meninggal akan ditampakkan pahalanya oleh Allah. Seketika ditampakkan pahalanya, maka dia akan mendapatkan ketenangan.