Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 24 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Lelah Menjalani Dunia, Ustadz Adi Hidayat: Itu Wajar

mahmuda attar hussein Kamis, 01 Desember 2022 - 15:50 WIB
Lelah Menjalani Dunia, Ustadz Adi Hidayat: Itu Wajar
Ilustrasi menjalani kehidupan dunia. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Pendakwah, Ustadz Adi Hidayat mengatakan, setiap manusia pasti akan merasa lelah menjalani kehidupan dunia. Menurutnya, itu merupakan hal yang wajar.

Dia mengatakan, dunia merupakan tempat manusia menjalani kehidupan sementara yang melelahkan. Namun, kaum muslimin tetap harus menjalaninya sesuai dengan syariat Islam.

"Dunia itu tidur saja lelah, tapi itu hanya sementara, karena dunia memang tempatnya lelah. Nanti kalau sudah selesai akan tenang kita," kata dia dikutip dari kanal YouTubenya, Kamis (1/12/2022).

Baca Juga: Waspada Bahaya Cinta Dunia, UAS: Coba Ambil Setengah Sayap Nyamuk

Menurut dia, menjalani dunia dengan istiqomah selalu berada di jalan-Nya merupakan pintu menuju ketenangan akhirat. Karena itu umat Islam akan mendapatkan kebahagiaan abadi di akhirat kelak.

"Nanti kita tinggal menenun perbuatan baik yang kita lakukan selama di dunia. Perlu diingat bahwa dunia itu kehidupan sementara, tapi akhirat adalah kehidupan abadi selama-lamanya," katanya.

Dai berusia 38 tahun ini menjelaskan, orang-orang baik menjelang waktu meninggal akan ditampakkan pahalanya oleh Allah. Seketika ditampakkan pahalanya, maka dia akan mendapatkan ketenangan.

"Karena nyaman inilah dia tidak ingat akan meninggal. Ketenangan yang dia dapatkan seakan-akan tidak sadar telah lepas ruh dari jasadnya," ujarnya.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 24 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:14
Maghrib
17:52
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)