Keanehan Manusia Zaman Now, Akui Allah SWT tapi Abai Beribadah
Mahmuda attar hussein
Jum'at, 02 Desember 2022 - 06:35 WIB
Keanehan Manusia Zaman Sekarang, Akui Allah tapi Abai Beribadah. (Foto: Istimewa).
Ada keanehan pada umat manusia, khususnya kaum muslimin di zaman sekarang. Mereka mengakui kekuasaan Allah tapi mereka juga yang abai kepada-Nya.
Menurut Ustadz Adi Hidayat, kaum muslimin seringkali tak bersandar kepada Allah atas setiap keinginannya. Mereka justru mengeluh ketika tengah dilanda masalah.
"Manusia itu banyak anehnya hari ini. Katanya Allah yang Maha Kaya, tapi tak mendekati Allah untuk meminta kekayaan. Katanya Allah yang menenangkan hati, tapi saat gelisah tidak mendekat kepada Allah," tegas dia dikanal YouTubenya, dikutip Jumat (2/12/2022).
Kesadaran manusia itu bahkan tidak hanya mengakui kebesaran Allah. Mereka juga menyadari bahwa Dia-lah yang Maha Pengampun atas setiap dosa yang dilakukan seorang hamba.
"Katanya Allah yang bisa mengampuni, dan mereka sadar akan hal ini, tapi malah menjauh dari-Nya dan justru malah tidak memohon belas kasih dan ampunan," katanya.
Padahal, lanjut dia, hidup manusia di dunia hanya sementara dan cepat berakhir. Selain butuh bekal, juga butuh ampunan dari dosa-dosa yang pernah diperbuat.
"Katanya sadar mau wafat, tapi justru tidak mencari bekal. Tidak ingin ke neraka tapi melakukan perbuatan yang justru menjerumuskan ke neraka," ujarnya.
Menurut Ustadz Adi Hidayat, kaum muslimin seringkali tak bersandar kepada Allah atas setiap keinginannya. Mereka justru mengeluh ketika tengah dilanda masalah.
"Manusia itu banyak anehnya hari ini. Katanya Allah yang Maha Kaya, tapi tak mendekati Allah untuk meminta kekayaan. Katanya Allah yang menenangkan hati, tapi saat gelisah tidak mendekat kepada Allah," tegas dia dikanal YouTubenya, dikutip Jumat (2/12/2022).
Kesadaran manusia itu bahkan tidak hanya mengakui kebesaran Allah. Mereka juga menyadari bahwa Dia-lah yang Maha Pengampun atas setiap dosa yang dilakukan seorang hamba.
"Katanya Allah yang bisa mengampuni, dan mereka sadar akan hal ini, tapi malah menjauh dari-Nya dan justru malah tidak memohon belas kasih dan ampunan," katanya.
Padahal, lanjut dia, hidup manusia di dunia hanya sementara dan cepat berakhir. Selain butuh bekal, juga butuh ampunan dari dosa-dosa yang pernah diperbuat.
"Katanya sadar mau wafat, tapi justru tidak mencari bekal. Tidak ingin ke neraka tapi melakukan perbuatan yang justru menjerumuskan ke neraka," ujarnya.