Iman pada Hari Akhir Tuntun Manusia Bersikap Optimistis
Ummu hani
Selasa, 06 Desember 2022 - 13:00 WIB
Ilustrasi sikap optimistis. Foto: LANGIT7/iStock
Masalah yang kerap muncul selama hidup di dunia terkadang membuat manusia terpuruk. Seolah mengabaikan garistakdir AllahSWT yang sudah menyiapkan kemudahan di balik kesulitan.
Padahal, perilaku putus asa dan mudah terpuruk berarti tak memercayai Allah SWT sebagai Sang Maha Kuasa, Sang Maha Pencipta.
Cendekiawan Muslim sekaligus Sekretaris PP Muhammadiyah,Abdul Mu'timengatakan, sesungguhnya yang bisa dilakukan manusia hanya memperbaiki kehidupan untuk masa depan lebih baik.
Baca juga:Tafsir: Setiap Manusia Fokus Amal Masing-masing di Hari Akhir
"Jadi pahami, akhirat harus lebih baik dari pada masa lalu. Artinya, dunia hanya sementara. Orang tidak bisa mengubahmasa lalu.Yang bisa dilakukan manusia adalah memperbaiki kehidupan sekarang untuk masa depan lebih baik," ucap Mu'ti, dalam Pengajian Akbar 'Beragama yang Menggembirakan' disiarkan di YouTube Muallimin Jogja, Selasa (6/12/2022).
Mu'ti mengatakan, agama mengajarkan kepada manusia untuk tidak berputus asa dan menjadi orang yang senantiasa optimistis. Dalam Al Quran surat Yusuf ayat 87:
يٰبَنِىَّ اذۡهَبُوۡا فَتَحَسَّسُوۡا مِنۡ يُّوۡسُفَ وَاَخِيۡهِ وَلَا تَايۡــَٔسُوۡا مِنۡ رَّوۡحِ اللّٰهِؕ اِنَّهٗ لَا يَايۡــَٔسُ مِنۡ رَّوۡحِ اللّٰهِ اِلَّا الۡقَوۡمُ الۡكٰفِرُوۡنَ
Padahal, perilaku putus asa dan mudah terpuruk berarti tak memercayai Allah SWT sebagai Sang Maha Kuasa, Sang Maha Pencipta.
Cendekiawan Muslim sekaligus Sekretaris PP Muhammadiyah,Abdul Mu'timengatakan, sesungguhnya yang bisa dilakukan manusia hanya memperbaiki kehidupan untuk masa depan lebih baik.
Baca juga:Tafsir: Setiap Manusia Fokus Amal Masing-masing di Hari Akhir
"Jadi pahami, akhirat harus lebih baik dari pada masa lalu. Artinya, dunia hanya sementara. Orang tidak bisa mengubahmasa lalu.Yang bisa dilakukan manusia adalah memperbaiki kehidupan sekarang untuk masa depan lebih baik," ucap Mu'ti, dalam Pengajian Akbar 'Beragama yang Menggembirakan' disiarkan di YouTube Muallimin Jogja, Selasa (6/12/2022).
Mu'ti mengatakan, agama mengajarkan kepada manusia untuk tidak berputus asa dan menjadi orang yang senantiasa optimistis. Dalam Al Quran surat Yusuf ayat 87:
يٰبَنِىَّ اذۡهَبُوۡا فَتَحَسَّسُوۡا مِنۡ يُّوۡسُفَ وَاَخِيۡهِ وَلَا تَايۡــَٔسُوۡا مِنۡ رَّوۡحِ اللّٰهِؕ اِنَّهٗ لَا يَايۡــَٔسُ مِنۡ رَّوۡحِ اللّٰهِ اِلَّا الۡقَوۡمُ الۡكٰفِرُوۡنَ