home lifestyle muslim

Kaesang Pakai Kuluk ala Raja Mataram Islam, Ini Filosofinya

Ahad, 11 Desember 2022 - 21:33 WIB
Resepsi Pernikahan Kaesang Pangarep (foto: istimewa)
Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono sampai pada agensa tasyakuran atauresepsi, Ahad (11/12/2022) sore di Puro Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah. Pengantin pria memakai busana Jawi Jangkep dengan kuluk atau kupluk di kepala.

Menariknya, kuluk yang dikenakan Kaesang adalah kuluk yang sebagaimana dikenakan para Sultan Agung, Raja Mataram Islam. Kuluk yang dikenakan Kaesang berwarna hitam dengan hiasan bordir berwarna emas.

Dalam tradisi Kesultanan Mataram Islam, pemakaian kuluk di kepala menyimbolkan sosok yang taat agama atau orang uang senantiasa menjaga ketaatan beribadah, sebagaimana dituliskan Soedjipto Abimanyu dalam Kitab Terlengkap Sejarah Mataram (2015).

Baca juga:Desainer Lisa Fitria Rilis Koleksi Istimewa, Teman Tapi Mesra

Model kuluk yang dikenakan Sultan Agung mengadopsi simbol tarbusy Turki Utsmani. Menurut catatan sejarah, pemakaian kuluk pada awalnya memiliki makna sebagai penguat pengakuan sebagai raja Jawa di dunia Islam.

Dulu kala, Raden Rangsang atau Susuhunan Agung Hanyakrakusuma mengirim utusan ke Kesultanan Utsmani di daerah yang kini di Turki. Utusan Mataram Raden Rangsang diberi gelar Sultan Abdullah Muhammad Maulana Jawi Matarami oleh Sultan Murad.

Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kaesang pangarep joko widodo pernikahan resepsi pernikahan
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya