BSI Salurkan Bantuan Ambulans untuk Civitas Akademika UI
Redaksi
Senin, 12 Desember 2022 - 17:15 WIB
BSI Salurkan Bantuan Ambulans untuk Civitas Akademika UI. Foto: Istimewa.
Bank Syariah Indonesia (BSI) memberikan 1 unit ambulans yang dapat digunakan seluruh civitas akademika Universitas Indonesia (UI) untuk kedaruratan seperti layanan kedukaan, layanan kesehatan dan layanan jika ada bencana alam. Bantuan ini juga diberikan sebagai wujud mengimplementasikan kemanfaatan zakat perseroan untuk kemanfaatan masyarakat.
Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan dengan adanya ambulans ini diharapkan menjadi fasilitas yang siap melayani kebuthan civitas Universitas Indonesia maupun masyarakat di sekitarnya. “Bantuan ambulans merupakan bentuk tanggung jawab BSI kepada masyarakat sehingga masyarakat yang membutuhkan dapat langsung mendapatkan penanganan segera," ujar Heri dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin (12/12/2022). .
Komitmen kepada masyarakat juga terus dibangun Universitas Indonesia sejalan dengan implementasi Tridharma UI untuk pengabdian kepada masyarakat. Baik dari sisi pendidikan maupun sisi sosial kemasyarakatan.
Baca Juga:Digitalisasi Ekonomi Tumbuh Cepat tapi Belum Akselerasi UMKM
Program ini terlaksana atas komitmen bersama BSI, BSI Maslahat dan Universitas Indonesia. Kedepannya, program-program kesehatan juga akan dilaksanakan sehingga masyarakat tidak mampu akan merasakan dampak positif dengan ambulans BSI. Saat ini BSI telah memiliki lebih dari tujuh unit ambulans yang tersebar di berbagai wilayah yang siap melayani kebutuhan darurat masyarakat tidak mampu.
Per Oktober 2022, BSI telah menyalurkan sebesar Rp 1,8 Miliar untuk mendukung program kesehatan di Indonesia dalam berbagai bentuk program diantaranya layanan ambulan, pemeriksaan kesehatan gratis, khitanan massal, donor darah, bantuan pembayaran bpjs, biaya operasional pengobatan pasien rumah singgah, penanganan kesehatan korban bencana dan penanganan stunting.
Wakil Rektor Bidang Akademis dan Kemahasiswaan UI, Abdul Haris menyampaikan ambulans ini akan digunakan untuk memperkuat diri menghadapi situasi gawat darurat untuk kegiatan bidang akademik dan kemahasiswaan UI. “Diharapkan civitas UI meliputi mahasiswa, dosen dan tenaga pendidik bisa terbantu dengan adanya bantuan ambulans ini,” kata Abdul.
Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengatakan dengan adanya ambulans ini diharapkan menjadi fasilitas yang siap melayani kebuthan civitas Universitas Indonesia maupun masyarakat di sekitarnya. “Bantuan ambulans merupakan bentuk tanggung jawab BSI kepada masyarakat sehingga masyarakat yang membutuhkan dapat langsung mendapatkan penanganan segera," ujar Heri dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin (12/12/2022). .
Komitmen kepada masyarakat juga terus dibangun Universitas Indonesia sejalan dengan implementasi Tridharma UI untuk pengabdian kepada masyarakat. Baik dari sisi pendidikan maupun sisi sosial kemasyarakatan.
Baca Juga:Digitalisasi Ekonomi Tumbuh Cepat tapi Belum Akselerasi UMKM
Program ini terlaksana atas komitmen bersama BSI, BSI Maslahat dan Universitas Indonesia. Kedepannya, program-program kesehatan juga akan dilaksanakan sehingga masyarakat tidak mampu akan merasakan dampak positif dengan ambulans BSI. Saat ini BSI telah memiliki lebih dari tujuh unit ambulans yang tersebar di berbagai wilayah yang siap melayani kebutuhan darurat masyarakat tidak mampu.
Per Oktober 2022, BSI telah menyalurkan sebesar Rp 1,8 Miliar untuk mendukung program kesehatan di Indonesia dalam berbagai bentuk program diantaranya layanan ambulan, pemeriksaan kesehatan gratis, khitanan massal, donor darah, bantuan pembayaran bpjs, biaya operasional pengobatan pasien rumah singgah, penanganan kesehatan korban bencana dan penanganan stunting.
Wakil Rektor Bidang Akademis dan Kemahasiswaan UI, Abdul Haris menyampaikan ambulans ini akan digunakan untuk memperkuat diri menghadapi situasi gawat darurat untuk kegiatan bidang akademik dan kemahasiswaan UI. “Diharapkan civitas UI meliputi mahasiswa, dosen dan tenaga pendidik bisa terbantu dengan adanya bantuan ambulans ini,” kata Abdul.