home community

Masjid Darurat Fasilitasi Penyintas Shalat hingga Tak Tertampung

Rabu, 14 Desember 2022 - 08:34 WIB
Masjid Darurat Fasilitasi Penyintas Shalat hingga Tak Tertampung. Foto: Dok Laznas.
Pekan ketiga pascagempa Cianjur, 200 lebih warga penyintas gempa di Kampung Karamat, RW 9, Desa Sukamulya, Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, dapat melaksanakan shalat berjama’ah di Masjid Darurat.

Masjid darurat ini dibuat lebih kuat, yakni menggunakan pondasi tiang dan atap dari baja ringan. Masjid ini merupakan masjid lanjutan yang dibangun setelah masjid darurat yang didirikan menggunakan tenda di pengungsian Kampung Karamat.

Sekitar 162 kk dari RW 9 Kampung Karamat ini mengikuti shalat bersama di masjid darurat semi permanen di pengungsian ini. Hingga kalau Jumat tiba jama’ah bisa membludak dan meluber hingga ke luar. Masing-masing harus membawa alas atau sajadah sebagai alas mereka mengikuti shalat Jumat.

Baca Juga:Mengunjungi Masjid Hassan II di Maroko, Terbesar Kedua di Dunia

"Masjid darurat ini mendapat respon positif dari warga. Mereka bisa shalat dengan tenang, mereka senang hingga meluber keluar," kata Ustadz Abdurrahman, koordinator kemanusiaan Laznas Dewan Da'wah wilayah Cianjur dalam keterangannya, Rabu (14/12/2022).

Masjid darurat semi permanen yang merupakan kerja sama Laznas Dewan Da’wah bersama mitra Rumah Quran Ahsan dan Arsenet Global Solution (AGS) telah bisa digunakan untuk beribadah berjama’ah.

Selain masjid darurat, Laznas Dewan Da'wah menempatkan guru ngaji dari STID Mohammad Natsir untuk menghidupkan masjid darurat ini, selain sebagai imam shalat juga mengisi pengajian dan psikososial bersama warga penyintas.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
laznas dewan da’wah islamiyah indonesia penyintas gempa cianjur masjid darurat
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya