Outlook 2023
Pola Hybrid Akan Jadi Tren Kerja Karyawan di Tahun 2023
Fifiyanti Abdurahman
Rabu, 14 Desember 2022 - 11:35 WIB
Pola Hybrid Akan Jadi Tren Kerja Karyawan di Tahun 2023. (Foto: Istimewa).
Pola kerja hybrid akan menjadi tren kerja karyawan di tahun 2023. Sistem ini pernah diterapkan selama pandemi Covid-19 dan dinilai cukup efektif.
Praktisi HR, Dhea Rizky Ardini mengatakan, pola kerja hybrid ini kombinasi bekerja di kantor dan remote atau dari rumah. Tren ini tercipta karena adanya permintaan perusahaan dan karyawan.
"Kalau dilihat dari penelitian luar negeri banyak banget, mungkin sekitar 60-70 persen employee prefer untuk bekerja di rumah atau remote working," ujar Dhea kepada Langit7, Selasa (13/12/2022).
Baca Juga: Keuntungan Kerja Hybrid, Tren Budaya Baru di Generasi Muda
Sementara perusahaan merasa tidak efektif sebab terdapat miss-komunikasi atau kendala berkomunikasi ketika karyawan tidak ada di kantor.
Karena itulah pola hybrid bisa menjadi alternatifnya. Bukan cuma itu alasan lain, banyak penelitian yang membahas bahwa remote working membuat karyawan merasa kesepian, burnout dan lainnya.
"Jadi ada yang memang prefer lebih baik hybrid. Kalau dilihat dari tren setahun belakangan. Dan kemungkinan ke depan juga demikian," ujar Dhea.
Praktisi HR, Dhea Rizky Ardini mengatakan, pola kerja hybrid ini kombinasi bekerja di kantor dan remote atau dari rumah. Tren ini tercipta karena adanya permintaan perusahaan dan karyawan.
"Kalau dilihat dari penelitian luar negeri banyak banget, mungkin sekitar 60-70 persen employee prefer untuk bekerja di rumah atau remote working," ujar Dhea kepada Langit7, Selasa (13/12/2022).
Baca Juga: Keuntungan Kerja Hybrid, Tren Budaya Baru di Generasi Muda
Sementara perusahaan merasa tidak efektif sebab terdapat miss-komunikasi atau kendala berkomunikasi ketika karyawan tidak ada di kantor.
Karena itulah pola hybrid bisa menjadi alternatifnya. Bukan cuma itu alasan lain, banyak penelitian yang membahas bahwa remote working membuat karyawan merasa kesepian, burnout dan lainnya.
"Jadi ada yang memang prefer lebih baik hybrid. Kalau dilihat dari tren setahun belakangan. Dan kemungkinan ke depan juga demikian," ujar Dhea.