Benarkah Gempa Berkali-kali Pertanda Munculnya Imam Mahdi?
Andi Muhammad
Jum'at, 16 Desember 2022 - 05:05 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Belakangan ini banyak bencana alam dan peristiwa tragis yang terjadi di belahan bumi. Tak sedikit pula bermunculan pertanyaan-pertanyaan bahwa hal ini menandakan segera munculnya Imam Mahdi. Benarkah demikian?
Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW menyebut nama Imam Mahdi akan muncul di tengah perselisihan dan bencana gempa bumi. Beliau bersabda:
أُبَشِّرُكُمْبِالْمَهْدِيِّيُبْعَثُفِيأُمَّتِيعَلَىاخْتِلَافٍمِنْالنَّاسِوَزَلَازِلَفَيَمْلَأُالْأَرْضَقِسْطًاوَعَدْلًاكَمَامُلِئَتْجَوْرًاوَظُلْمًا
“Aku kabarkan berita gembira mengenai Al-Mahdi yang diutus Allah ke tengah ummatku ketika banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan gempa-gempa.Maka ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kesewenang-wenangan dan kezaliman.” (HR Ahmad).
Sekretaris Dewan Hisbah Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis), Ustaz Amin Muchtar menyebut bahwa Islam mengajarkan dua cara pandang menyikapi bencana. Pertama ialah i'tibar kawniy dan kedua i'tibar qur'ani.
Baca Juga:61 Gempa Susulan Guncang Karangasem Bali, Puluhan Rumah Warga Rusak
Karena itu, perlu diketahui terlebih dahulu kedua sudut pandang tersebut. I'tibar kawniy merupakan bencana yang bisa ditelaah oleh para pakar sains, seperti konsleting listrik yang menyebabkan kebakaran.
Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW menyebut nama Imam Mahdi akan muncul di tengah perselisihan dan bencana gempa bumi. Beliau bersabda:
أُبَشِّرُكُمْبِالْمَهْدِيِّيُبْعَثُفِيأُمَّتِيعَلَىاخْتِلَافٍمِنْالنَّاسِوَزَلَازِلَفَيَمْلَأُالْأَرْضَقِسْطًاوَعَدْلًاكَمَامُلِئَتْجَوْرًاوَظُلْمًا
“Aku kabarkan berita gembira mengenai Al-Mahdi yang diutus Allah ke tengah ummatku ketika banyak terjadi perselisihan antar-manusia dan gempa-gempa.Maka ia akan memenuhi bumi dengan keadilan dan kejujuran sebagaimana sebelumnya dipenuhi dengan kesewenang-wenangan dan kezaliman.” (HR Ahmad).
Sekretaris Dewan Hisbah Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis), Ustaz Amin Muchtar menyebut bahwa Islam mengajarkan dua cara pandang menyikapi bencana. Pertama ialah i'tibar kawniy dan kedua i'tibar qur'ani.
Baca Juga:61 Gempa Susulan Guncang Karangasem Bali, Puluhan Rumah Warga Rusak
Karena itu, perlu diketahui terlebih dahulu kedua sudut pandang tersebut. I'tibar kawniy merupakan bencana yang bisa ditelaah oleh para pakar sains, seperti konsleting listrik yang menyebabkan kebakaran.