Nilai Raport Anak Jelek, Bagaimana Seharusnya Reaksi Orang Tua?
Fifiyanti Abdurahman
Selasa, 20 Desember 2022 - 13:50 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Mengambil raport menjadi momen yang ditunggu-tunggu para orang tua di akhir semester. Penilaian ini menjadi tolok ukur orang tua melihat perkembangan intelektual anak di sekolah.
Tak bisa dipungkiri bila setiap orang tua memimpikan nilai bagus dalam raport buah hati. Namun, kehidupan tak berjalan sesuai keinginan, nilai raport ada yang memuaskan, ada pula yang kurang.
Baca juga: Hanung Bramantyo Terharu, Sang Anak Raih Nilai Sempurna di Pelajaran Agama
Umumnya, reaksi orang tua saat anak mendapatkan nilai jelek akan marah, bahkan hingga menghukum anak. Lantas, tepatkah reaksi demikian? Lalu reaksi seperti apa yang tepat ketika mendapati nilai raport anak jelek?
CEO Rumah Konseling Muhammad Iqbal mengatakan ketika mendapati nilai raport anak jelek maka reaksi orang tua yang tepat adalah menghargai, sebab hal tersebut merupakan bagian dari usaha dan hasil anak.
Menurut dia, orang tua tidak boleh menekan anak dalam konteks akademik saja. Sejatinya setiap anak tidak semua cocok menjadi profesor, akademisi, ataupun dokter.
"Bisa jadi ada anak yang seniman, olahragawan, anak yang baik dalam bahasa dan lainnya. Jadi ketika kita menemukan nilai raport anak jelek atau buruk maka kita harusnya mengamati, observasi kira-kira potensi apa yang dimiliki anak kita yang bisa kita kembangkan," kata Iqbal kepada Langit7, Selasa (20/12/2022).
Tak bisa dipungkiri bila setiap orang tua memimpikan nilai bagus dalam raport buah hati. Namun, kehidupan tak berjalan sesuai keinginan, nilai raport ada yang memuaskan, ada pula yang kurang.
Baca juga: Hanung Bramantyo Terharu, Sang Anak Raih Nilai Sempurna di Pelajaran Agama
Umumnya, reaksi orang tua saat anak mendapatkan nilai jelek akan marah, bahkan hingga menghukum anak. Lantas, tepatkah reaksi demikian? Lalu reaksi seperti apa yang tepat ketika mendapati nilai raport anak jelek?
CEO Rumah Konseling Muhammad Iqbal mengatakan ketika mendapati nilai raport anak jelek maka reaksi orang tua yang tepat adalah menghargai, sebab hal tersebut merupakan bagian dari usaha dan hasil anak.
Menurut dia, orang tua tidak boleh menekan anak dalam konteks akademik saja. Sejatinya setiap anak tidak semua cocok menjadi profesor, akademisi, ataupun dokter.
"Bisa jadi ada anak yang seniman, olahragawan, anak yang baik dalam bahasa dan lainnya. Jadi ketika kita menemukan nilai raport anak jelek atau buruk maka kita harusnya mengamati, observasi kira-kira potensi apa yang dimiliki anak kita yang bisa kita kembangkan," kata Iqbal kepada Langit7, Selasa (20/12/2022).