Daun Pepaya dan Putri Malu, Insektisida Alami Jitu dari Mahasiswa
Fajar adhitya
Senin, 23 Agustus 2021 - 07:00 WIB
Daun pepaya Foto: Langit7.id/Istock
Manfaat daun pepaya bukan cuma untuk lauk sayur tumis yang sedap. Ia memiliki khasiat lain yakni membunuh hama. Dikombinasikan dengan putri malu, daun pepaya menjadi cukup ampuh menjadi insektisida nabati.
Formula ini ditemukan oleh lima mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sebagai upaya penangan ketahanan pangan yang ramah lingkungan dalam program Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K).
INPAYALU ( Insektisida Nabati Daun Pepaya dan Daun Putri Malu) demikian nama itu disematkan adalah hasil dari kreatifitas mahasiswa UMS sebagai solusi keresahan mengenai penggunaan Insektisida Sintetis.
Dlam jangka lama, insektisida kimia berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Selain itu riset TIM PKM K bertujuan mencegah hama kutu beras dengan bahan organik yang terdapat di lingkungan sekitar.
TIM PKM-K ini beraggotakan Eka Siwi Rendang Oktavia (Pendidikan Biologi), Fena Mulyana (Pendidikan Biologi), M. Galih Wicaksono (Pendidikan Biologi), Khansa Nindya Rafika (Farmasi), M.Sofyan Habibburrohman (Teknik kimia) dan di bimbing oleh Endang Setyaningsih, S.Si., M.Si (Dosen Pendidikan Biologi).
Dosen Pembimbing dalam PKM-K Endang Setyaningsih, S.Si., M.Si menyampaikan dengan adanya PKM-K ini dapat membantu petani ibu rumah tangga dan pedagang menghindari ancaman kutu beras.
M.Sofyan Habibburrohman, salah satu anggota tim berharap dengan dengan adanya INPAYALU dapat meningkatkan kepedulian masyarakat dalam melestarikan tanaman pembasmi hama/kutu dan menurunkan tingkat populasi kutu yang berada dalam beras.
Formula ini ditemukan oleh lima mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sebagai upaya penangan ketahanan pangan yang ramah lingkungan dalam program Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K).
INPAYALU ( Insektisida Nabati Daun Pepaya dan Daun Putri Malu) demikian nama itu disematkan adalah hasil dari kreatifitas mahasiswa UMS sebagai solusi keresahan mengenai penggunaan Insektisida Sintetis.
Dlam jangka lama, insektisida kimia berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan. Selain itu riset TIM PKM K bertujuan mencegah hama kutu beras dengan bahan organik yang terdapat di lingkungan sekitar.
TIM PKM-K ini beraggotakan Eka Siwi Rendang Oktavia (Pendidikan Biologi), Fena Mulyana (Pendidikan Biologi), M. Galih Wicaksono (Pendidikan Biologi), Khansa Nindya Rafika (Farmasi), M.Sofyan Habibburrohman (Teknik kimia) dan di bimbing oleh Endang Setyaningsih, S.Si., M.Si (Dosen Pendidikan Biologi).
Dosen Pembimbing dalam PKM-K Endang Setyaningsih, S.Si., M.Si menyampaikan dengan adanya PKM-K ini dapat membantu petani ibu rumah tangga dan pedagang menghindari ancaman kutu beras.
M.Sofyan Habibburrohman, salah satu anggota tim berharap dengan dengan adanya INPAYALU dapat meningkatkan kepedulian masyarakat dalam melestarikan tanaman pembasmi hama/kutu dan menurunkan tingkat populasi kutu yang berada dalam beras.