home wisata halal

Wisata Halal, Kemenparekraf Terapkan Tiga Strategi Ini

Kamis, 08 Juli 2021 - 07:11 WIB
Ilustrasi wisata dan kuliner halal. Foto: Langit7.id/iStock
Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus berbenah demi meningkatkan pendapatan negara di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Kali ini, Kemenparekraf mengeluarkan terobosan baru di sektor pariwisata yang disebut wisata halal.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, Indonesia memiliki destinasi ramah muslim yang patut dikembangkan. Apalagi, kata dia, Indonesia menjadi destinasi wisata halal terbaik di dunia versi Global Muslim Travel Index (GMTI) 2019. Indonesia menggeser posisi Malaysia yang menempati peringkat pertama pada tahun sebelumnya.

Menurutnya, pariwisata ramah muslim yang fokus untuk dikembangkan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengacu pada konteks seperangkat layanan tambahan. Seperti daya tarik pariwisata dan aksesibilitas di sebuah destinasi untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan wisatawan muslim.

"Guna mewujudkan Indonesia sebagai Indonesia ramah muslim, Kemenparekraf terus meningkatkan kualitas dengan menerapkan strategi inovasi, adaptasi, dan kolaborasi," kata Sandiaga Uno dikutip dari chanel YouTube, Salman TV, Selasa (15/6/2021).

Sandiaga menyebutkan, strategi tersebut akan diterapkan memanfaatkan teknologi digital, memanfaatkan Internet of Things (ToT), serta machine learning (ML). "Sehingga kita bisa memiliki strategi yang akurat tervalidasi dan terverifikasi, " ucapnya.

Makanan Halal

Upaya Kemenparekraf tersebut mulai mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya Bali dengan daerah mayoritas berpenduduk non-muslim mulai melakukan pembenahan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
wisata halal sandiaga uno kemenparekraf muslim indonesia
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya