Catat, Ini 5 Negara yang Pengaruhi Perekonomian Indonesia
Mahmuda attar hussein
Kamis, 29 Desember 2022 - 16:15 WIB
Catat, Ini 5 Negara yang Pengaruhi Perekonomian Indonesia. (Foto: Istimewa).
Perekonomian global tidak seutuhnya berpengaruh terhadap perekonomian di Indonesia. Pasalnya, perekonomian Indonesia hanya dipengaruhi oleh 5 negara ini.
Hal itu dikatakan Pakar Ekonomi, Hendri Saparini, dalam Webinar Economic Outlook 2023: Mendung atau Cerah? Peluang Dunia Usaha yang diikuti Langit7, Rabu (28/12/2022) malam.
Menurutnya, perekonomian Indonesia dipengaruhi oleh Amerika Serikat, Cina, Jepang, Negara di Eropa, dan India. Artinya, bila perekonomian kelima negara ini membaik, dampak positif akan juga dirasakan Indonesia.
"Jadi kalau kelima itu membaik, maka pengaruh terhadap kita akan berkurang. Termasuk Bank Indonesia (BI) dalam mengelola kebijakan moneternya," ungkapnya.
Baca Juga: Krisis Ekonomi Global Ternyata Pernah Terjadi di Zaman Nabi Yusuf
Di sisi lain, pertumbuhan perekonomian Indonesia juga bisa membaik asalkan bank sentral Amerika Serikat, The Fed, tidak menaikkan suku bunga tinggi dan terus-menerus.
"Sehingga nantinya BI, tak perlu melakukan upaya penyesuaian nilai tukar, yang pada akhirnya menjadikan kita lebih optimistis," ujarnya.
Hal itu dikatakan Pakar Ekonomi, Hendri Saparini, dalam Webinar Economic Outlook 2023: Mendung atau Cerah? Peluang Dunia Usaha yang diikuti Langit7, Rabu (28/12/2022) malam.
Menurutnya, perekonomian Indonesia dipengaruhi oleh Amerika Serikat, Cina, Jepang, Negara di Eropa, dan India. Artinya, bila perekonomian kelima negara ini membaik, dampak positif akan juga dirasakan Indonesia.
"Jadi kalau kelima itu membaik, maka pengaruh terhadap kita akan berkurang. Termasuk Bank Indonesia (BI) dalam mengelola kebijakan moneternya," ungkapnya.
Baca Juga: Krisis Ekonomi Global Ternyata Pernah Terjadi di Zaman Nabi Yusuf
Di sisi lain, pertumbuhan perekonomian Indonesia juga bisa membaik asalkan bank sentral Amerika Serikat, The Fed, tidak menaikkan suku bunga tinggi dan terus-menerus.
"Sehingga nantinya BI, tak perlu melakukan upaya penyesuaian nilai tukar, yang pada akhirnya menjadikan kita lebih optimistis," ujarnya.