LANGIT7.ID, Jakarta -
Perekonomian global tidak seutuhnya berpengaruh terhadap perekonomian di Indonesia. Pasalnya, perekonomian Indonesia hanya dipengaruhi oleh 5 negara ini.
Hal itu dikatakan
Pakar Ekonomi, Hendri Saparini, dalam
Webinar Economic Outlook 2023: Mendung atau Cerah? Peluang Dunia Usaha yang diikuti
Langit7, Rabu (28/12/2022) malam.
Menurutnya, perekonomian Indonesia dipengaruhi oleh Amerika Serikat, Cina, Jepang, Negara di Eropa, dan India. Artinya, bila perekonomian kelima negara ini membaik, dampak positif akan juga dirasakan Indonesia.
"Jadi kalau kelima itu membaik, maka pengaruh terhadap kita akan berkurang. Termasuk
Bank Indonesia (BI) dalam mengelola kebijakan moneternya," ungkapnya.
Baca Juga: Krisis Ekonomi Global Ternyata Pernah Terjadi di Zaman Nabi YusufDi sisi lain, pertumbuhan perekonomian Indonesia juga bisa membaik asalkan bank sentral Amerika Serikat, The Fed, tidak menaikkan suku bunga tinggi dan terus-menerus.
"Sehingga nantinya BI, tak perlu melakukan upaya penyesuaian nilai tukar, yang pada akhirnya menjadikan kita lebih optimistis," ujarnya.
Pendiri CORE Indonesia ini juga memprediksi inflasi pada 2023 yang akan lebih rendah dari tahun ini yang berkisar antara 5,7-6 persen.
Adapun alasannya karena dampak kenaikan harga BBM selama enam bulan terakhir sudah berkurang kaitannya dalam inflasi.
"Namun berbicara sosial masyarakat atau kalangan bawah, mereka memang masih tertekan dalam hal belanja. Sebab sekalipun rendah, inflasi tetap inflasi," tambahnya.
(bal)