home edukasi & pesantren

Ini Penyebab Adab Tak Lagi Diutamakan di Media Sosial

Kamis, 08 Juli 2021 - 07:24 WIB
Ilustrasi bermain ataupun berselancar di media sosial. Foto: Langit7.id/iStock
Sosiolog Musni Umar mengaku resah dengan pengguna media sosial yang tak lagi mengutamakan adab. Rasa hormat kepada yang lebih tua, menghargai perbedaan pendapat, hingga mengumbar aib orang lain menjadi pemandangan sehari-hari di dinding maya.

Dekadensi moral tersebut, kata dia, merupakan tantangan yang paling berat yang dihadapi oleh bangsa Indonesia saat ini. Perubahan teknologi sangat cepat, lalu-lintas informasi sangat padat, membawa dampak besar bagi generasi milenial. Teknologi serupa dua mata pisau, bisa membawa kebaikan dan bisa pula merusak seseorang.

"Kenapa bisa rusak, karena pendidikan yang kita tanamkan kepada anak-anak di rumah, di sekolah, sangat mengagumkan kecerdasan. Orang tua hanya sering memberi apresasi kalau mendapatkan nilai bagus. Tetapi tidak pernah ditanyakan, bagaimana mengamalkan ajaran agama, seperti jujur, amanah, fathonah, apakah sudah salat, menghormati orang tua, menghormati guru," kata Musni kepada LANGIT.7.ID.

Musni mengatakan, relatif tidak ada lagi orang tua yang mempertanyakan itu. Kebanyakan orang tua berorientasi materi untuk masa depan anak-anaknya. "Nah, di sinilah yang salah, kepentingan masa depan itu tidak hanya uang, tetapi juga perilaku adab, sopan santun, ini justeru bisa membawa seorang bisa sukses," ucapnya.

Musni mengingatkan, tidak semua orang pintar di sekolah bisa berhasil dalam hidup. Ini karena orang pintar cenderung individualistik atau menganggap enteng orang-orang lain. padahal, dalam kehidupan tidak selamanya orang pintar itu hebat.

Orang-orang seperti itulah yang biasanya tak mengedepankan adab dalam bermedia sosial. Merasa benar dan merasa paling pintar. Meski ada pula dari kalangan orang-orang yang bodoh tak terpelajar melakukan hal serupa. Menghujat karena kebodohan dan menghujat karena terlalu pintar.

Musni lalu menjelaskan beberapa adab yang perlu diperhatikan saat berselancar di media sosial, yakni:
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
media sosial adab musni umar
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya