home global news

Belajar dari Kasus Amerika, Anggota DPR: Vaksinasi Bukan Berarti Abai Prokes

Senin, 23 Agustus 2021 - 14:30 WIB
Ilustrasi protokol kesehatan harus dijankan dengan ketat. Foto: Langit7/Istock
Proses vaksinasi untuk mencapai kekebalan komunitas (herd immunity) bukan berarti abai dengan protokol kesehatan (prokes). Terlebih saat ini Indonesia masih mencatatkan data kematian yang tinggi di dunia dalam satu hari.

"Kasus di Indonesia hampir menyentuh empat juta dan kasus kematian kita masih tertinggi di dunia dalam beberapa hari di atas 1.000 kasus kematian, vaksinasi kita juga masih jauh dari target. Jadi tetap jalankan protokol kesehatan dan lakukan gaya hidup yang sehat," kata Anggota Komisi IX DPR Kurniasih Mufidayati dalam keterangannya, Senin (23/8).

Baca juga:Program Kita Jaga Kyai, 3.000 Santri di Yogyakarta Divaksin

Lebih jauh, dia meminta agar Indonesia belajar dari kasus di Amerika Serikat (AS) yang baru saja mengalami kenaikan kasus hingga 1.000 persen. Mufida menyebut salah satu penyebab melonjaknya kasus di AS hingga 10 kali lipat tersebut karena masyarakat sudah abai dengan protokol kesehatan.

"Kita harus belajar dari kasus di Amerika. Ini membuktikan tingginya angka vaksinasi harus tetap dibarengi dengan penerapan protokol kesehatan 5M bagi masyarakat dan 3T bagi pemerintah," tuturnya.

Baca juga:Kenali dan Waspadai Badai Sitokin pada Pasien Covid-19

Kendati begitu, dia bersyukur antusiasme masyarakat Indonesia saat ini sangat tinggi untuk mengikuti vaksin. Setelah itu perlu ada penekanan, usai vaksin warga tetap harus menjalankan protokol kesehatan yang ketat.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
amerika serikat anggota dpr prokes pandemi pandemi covid-19
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya