Kisah Nyai Sinta Jadi Tiang Gus Dur, Sempat Jualan Kacang dan Es Lilin
Muhajirin
Sabtu, 31 Desember 2022 - 23:35 WIB
Gus Dur saat merayakan ulang tahun Nyai Sinta Nuriyah (Foto: dok. Keluarga)
Istri mendiang KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Nyai Hj Sinta Nuriyah, merupakan sosok wanita yang berhasil rumah tangga saat Gus Dur menjabat sebagai ketua PBNU.
Setelah pulang dari luar negeri untuk menuntut ilmu, Gus Dur dididik langsung oleh KH Bisri Syansuri untuk menjadi seorang pemimpin. KH Bisri Syansuri merupakan kakek Gus Dur dari jalur ibu.
"Dulu pada saat Gus Dur pulang dari luar negeri Mbah Bisri Syansuri menghendaki Gus Dur sebagai Katib PBNU. Itu dilakukan Mbah Bisri untuk mendidik Gus Dur agar menjadi orang yang baik dan benar," kata Nyai Sinta dalam acara Haul Gus Dur ke-13 di Ciganjur, dikutip Sabtu (31/12/2022).
Baca Juga:Teladan Gus Dur Bawa Islam Jadi Rahmat untuk Semesta Alam
Saat menjadi Ketua Umum PBNU, KH Bisri Syansuri juga mengamanahi Gus Dur untuk membangu mengelola Pondok Pesantren Denanyar Jombang. Gus Dur harus membayar ‘mahal’ pendidikan tersebut. Dia jarang berada di rumah lantaran lebih banyak berurusan dengan umat.
"Itulah cara Mbah Bisri mendidik Gus Dur, yakni dengan memberikan tanggungjawab sebagai pemimpin, sehingga bisa menjadi pemimpin yang baik dan benar. Meskipun jarang ada di rumah, (padahal) setiap tahun anaknya nambah," ujar Nyai Sinta.
Secara perekonomian, Gus Dur juga sosok pemimpin yang tidak bergelimang harta. Nyai Sinta menyebut Gus Dur justru sering tidak memegang uang saat menjadi Ketua Umum PBNU. Pasalnya, Gus Dur benar-benar menjadikan hartanya untuk perjuangan dalam berkhidmat di NU.
Setelah pulang dari luar negeri untuk menuntut ilmu, Gus Dur dididik langsung oleh KH Bisri Syansuri untuk menjadi seorang pemimpin. KH Bisri Syansuri merupakan kakek Gus Dur dari jalur ibu.
"Dulu pada saat Gus Dur pulang dari luar negeri Mbah Bisri Syansuri menghendaki Gus Dur sebagai Katib PBNU. Itu dilakukan Mbah Bisri untuk mendidik Gus Dur agar menjadi orang yang baik dan benar," kata Nyai Sinta dalam acara Haul Gus Dur ke-13 di Ciganjur, dikutip Sabtu (31/12/2022).
Baca Juga:Teladan Gus Dur Bawa Islam Jadi Rahmat untuk Semesta Alam
Saat menjadi Ketua Umum PBNU, KH Bisri Syansuri juga mengamanahi Gus Dur untuk membangu mengelola Pondok Pesantren Denanyar Jombang. Gus Dur harus membayar ‘mahal’ pendidikan tersebut. Dia jarang berada di rumah lantaran lebih banyak berurusan dengan umat.
"Itulah cara Mbah Bisri mendidik Gus Dur, yakni dengan memberikan tanggungjawab sebagai pemimpin, sehingga bisa menjadi pemimpin yang baik dan benar. Meskipun jarang ada di rumah, (padahal) setiap tahun anaknya nambah," ujar Nyai Sinta.
Secara perekonomian, Gus Dur juga sosok pemimpin yang tidak bergelimang harta. Nyai Sinta menyebut Gus Dur justru sering tidak memegang uang saat menjadi Ketua Umum PBNU. Pasalnya, Gus Dur benar-benar menjadikan hartanya untuk perjuangan dalam berkhidmat di NU.