Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 02 Juni 2026
home sosok muslim detail berita

Kisah Nyai Sinta Jadi Tiang Gus Dur, Sempat Jualan Kacang dan Es Lilin

Muhajirin Sabtu, 31 Desember 2022 - 23:35 WIB
Kisah Nyai Sinta Jadi Tiang Gus Dur, Sempat Jualan Kacang dan Es Lilin
Gus Dur saat merayakan ulang tahun Nyai Sinta Nuriyah (Foto: dok. Keluarga)
LANGIT7.ID, Jakarta - Istri mendiang KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Nyai Hj Sinta Nuriyah, merupakan sosok wanita yang berhasil rumah tangga saat Gus Dur menjabat sebagai ketua PBNU.

Setelah pulang dari luar negeri untuk menuntut ilmu, Gus Dur dididik langsung oleh KH Bisri Syansuri untuk menjadi seorang pemimpin. KH Bisri Syansuri merupakan kakek Gus Dur dari jalur ibu.

"Dulu pada saat Gus Dur pulang dari luar negeri Mbah Bisri Syansuri menghendaki Gus Dur sebagai Katib PBNU. Itu dilakukan Mbah Bisri untuk mendidik Gus Dur agar menjadi orang yang baik dan benar," kata Nyai Sinta dalam acara Haul Gus Dur ke-13 di Ciganjur, dikutip Sabtu (31/12/2022).

Baca Juga: Teladan Gus Dur Bawa Islam Jadi Rahmat untuk Semesta Alam

Saat menjadi Ketua Umum PBNU, KH Bisri Syansuri juga mengamanahi Gus Dur untuk membangu mengelola Pondok Pesantren Denanyar Jombang. Gus Dur harus membayar ‘mahal’ pendidikan tersebut. Dia jarang berada di rumah lantaran lebih banyak berurusan dengan umat.

"Itulah cara Mbah Bisri mendidik Gus Dur, yakni dengan memberikan tanggungjawab sebagai pemimpin, sehingga bisa menjadi pemimpin yang baik dan benar. Meskipun jarang ada di rumah, (padahal) setiap tahun anaknya nambah," ujar Nyai Sinta.

Secara perekonomian, Gus Dur juga sosok pemimpin yang tidak bergelimang harta. Nyai Sinta menyebut Gus Dur justru sering tidak memegang uang saat menjadi Ketua Umum PBNU. Pasalnya, Gus Dur benar-benar menjadikan hartanya untuk perjuangan dalam berkhidmat di NU.

"Saking sibuknya mengurusi NU, tidak ada waktu untuk mengurusi keluarganya. Sehingga, seorang istri harus mencari nafkah, meskipun gajinya (Gus Dur) hanya cukup buat bayar transportasi, sementara anaknya tambah banyak," ungkap Nyai Sinta.

Di titik ini, Nyai Sinta memiliki peran penting. Selain mendidik anak, Nyai Sinta juga berjuang mencukupi kebutuhan rumah tangga. Bahkan, Nyai Sinta sempat berjualan kacang dan es lilin untuk menambah uang belanja.

Baca Juga: 5 Teladan Gus Dur yang Habiskan Umur untuk Kemanusiaan

"Setiap malam saya selalu meluangkan waktu untuk menggoreng kacang dan setiap kacang selalu saya hitung," lanjut Nyai Sinta menerangkan.

Maka itu, dia meminta agar para perempuan tidak perlu merasa cemas, sebab mereka adalah garda terdepan untuk kehidupan umat manusia. "Perempuan selalu berada di garis depan untuk merebut kehidupan umat manusia," tambahnya.

Peran Nyai Sinta sebagai madrasah bagi keempat putrinya sekaligus tulang punggung keluarga dibenarkan putri Sulung Gus Dur, Alissa Wahid. Alissa menuturkan, Nyai Sinta tidak pernah malu untuk berjualan untuk membantu perekonomian keluarga.

Dengan cara itu, Nyai Sinta memiliki peran penting dalam memperlancar jalan Gus Dur dalam menjadi guru bangsa.

"Bahkan, karena dulu Gus Dur tidak punya nafkah tetap, maka ibu saya adalah pencari nafkah yang setara dengan Gus Dur. Dari situ kami belajar bagaimana ibu mencukupi kebutuhan kami," kata Alissa Wahid kepada Langit7.id beberapa waktu lalu.

Baca Juga:

Detik-detik Mengharukan Jelang Pelengseran Gus Dur dari Jabatan Presiden

Mengenang Sosok Gus Dur, Presiden RI ke-4 dengan Jabatan Singkat


(gar)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 02 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)