Tips Atasi Stres Menurut Perspektif Islam dan Psikologi
Muhajirin
Senin, 02 Januari 2023 - 11:08 WIB
ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Stres jadi persoalan yang sering dialami banyak orang. Ragam masalah kehidupan yang tak mudah untuk dihadapi biasa jadi pemicunya.
Pakar neuropsikologi, Rakhman Satrio W, menjelaskan, pemicu stres itu tergantung dari kepribadian atau karakter masing-masing individu. Itu karena sesuatu yang dianggap penting bagi setiap orang berbeda-beda.
Bagi orang yang memiliki kecenderungan citra diri yang perfeksionis, dikritik sedikit saja bisa membuatnya overthinking berhari-hari. Tapi bagi orang yang memiliki citra diri yang biasa saja, tidak masalah ketika dikritik, karena sudah terbiasa.
Baca Juga: 5 Tips Semangat Bekerja usai Liburan, Awali dengan Bismillah
“Bagi sebagian besar pemain bola, menjadi pemain seperti Cristiano Ronaldo, adalah impian terbesar. Tapi, bagi orang yang sudah di level Ronaldo, kalah saing dengan Lionel Messi dalam perebutan GOAT adalah sesuatu yang sangat stressful bagi dia,” kata Rakhman dalam Bincang Neuropsikologi yang diikuti Langit7 secara daring, dikutip Senin (2/1/2023).
Pakar neuropsikologi, Rakhman Satrio W, menjelaskan, pemicu stres itu tergantung dari kepribadian atau karakter masing-masing individu. Itu karena sesuatu yang dianggap penting bagi setiap orang berbeda-beda.
Bagi orang yang memiliki kecenderungan citra diri yang perfeksionis, dikritik sedikit saja bisa membuatnya overthinking berhari-hari. Tapi bagi orang yang memiliki citra diri yang biasa saja, tidak masalah ketika dikritik, karena sudah terbiasa.
Baca Juga: 5 Tips Semangat Bekerja usai Liburan, Awali dengan Bismillah
“Bagi sebagian besar pemain bola, menjadi pemain seperti Cristiano Ronaldo, adalah impian terbesar. Tapi, bagi orang yang sudah di level Ronaldo, kalah saing dengan Lionel Messi dalam perebutan GOAT adalah sesuatu yang sangat stressful bagi dia,” kata Rakhman dalam Bincang Neuropsikologi yang diikuti Langit7 secara daring, dikutip Senin (2/1/2023).