Dunia Semakin Tua, Renungi Sisa Hidup dengan Muhasabah
Andi Muhammad
Kamis, 05 Januari 2023 - 20:30 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7.id/iStock.
Beberapa waktu lalu, seluruh dunia merayakan pergantian tahun baru 2022 ke 2023. Selaras dengan semakin tua usia dunia semakin dekat juga kita dengan ajal. Untuk itu, sebagai umat muslim kita semestinya merenungi sisa hidup lalu bermuhasabah agar menjadi pribadi lebih baik lagi.
Ajal datang menjemput bisa kapan saja dan tidak ada yang tahu kecuali Allah SWT. Sejauh ini, apakah kita sudah cukup memiliki bekal agar pantas menjadi penghuni surga-Nya.
Bahkan Allah memperingatkan kepada hamba-hamba-Nya bahwa ajal pasti menjemput tanpa mengenal usia, baik dalam kondisi apapun. Allah berfirman dalam surat Lukman ayat 34:
وَمَا تَدْرِيْ نَفْسٌ مَّاذَا تَكْسِبُ غَدًاۗ وَمَا تَدْرِيْ نَفْسٌۢ بِاَيِّ اَرْضٍ تَمُوْتُۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ
Artinya: Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan dikerjakannya besok. Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Mengenal.
Baca Juga:Buya Yahya: Mudahnya Mendapat Hidayah Allah SWT
Terkait ayat tersebut, Profesor tafsir Universitas Islam Madinah, Syekh Prof Dr Abdullah bin Abdul Aziz menjelaskan dalam Tafsir Ash-Shaghir bahwa sejatinya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Memberitahu.
Ajal datang menjemput bisa kapan saja dan tidak ada yang tahu kecuali Allah SWT. Sejauh ini, apakah kita sudah cukup memiliki bekal agar pantas menjadi penghuni surga-Nya.
Bahkan Allah memperingatkan kepada hamba-hamba-Nya bahwa ajal pasti menjemput tanpa mengenal usia, baik dalam kondisi apapun. Allah berfirman dalam surat Lukman ayat 34:
وَمَا تَدْرِيْ نَفْسٌ مَّاذَا تَكْسِبُ غَدًاۗ وَمَا تَدْرِيْ نَفْسٌۢ بِاَيِّ اَرْضٍ تَمُوْتُۗ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ
Artinya: Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan dikerjakannya besok. Dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Mengenal.
Baca Juga:Buya Yahya: Mudahnya Mendapat Hidayah Allah SWT
Terkait ayat tersebut, Profesor tafsir Universitas Islam Madinah, Syekh Prof Dr Abdullah bin Abdul Aziz menjelaskan dalam Tafsir Ash-Shaghir bahwa sejatinya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Memberitahu.