Muslimah Boleh Berkarier seperti Istri Nabi SAW Siti Khadijah
Mahmuda attar hussein
Senin, 09 Januari 2023 - 07:00 WIB
Muslimah Boleh Berkarier seperti Istri Nabi SAW Siti Khadijah. (Foto: iStock).
Ajaran Islam memperbolehkan perempuan berkarier. Tapi di dalam pekerjaannya tidak boleh sampai melanggar syariat Islam, seperti kewajiban rumah tangga.
Hal itu seperti dilakukan istri Rasulullah SAW, Siti Khadijah yang berkarier sebagaipebisnis. Namun, dia tetap tidak meninggalkan kewajibannya dalam rumah tangga.
"Muslimahboleh berkarier layaknya Siti Khadijah. Asalkan dia tidak meninggalkan hak suami dan hak anak di rumah," kata Buya Yahya dalam penggalan kajiannya dikutip Senin (6/1/2023).
Muslimah diizinkan untukberkarier dalam dunia kerja, terutama dengan tujuan mulia. Di antaranya membantu meringankan beban orang tuanya.
"Perempuan mulia adalah dia yang bekerja di pekerjaan yang mulia. Lantas penghasilannya digunakan untuk membantu adik, kakak, dan saudara, serta orang tuanya," ujarnya.
Pengasuh LPD dan Pondok Pesantren Al Bahjah ini menambahkan, muslimah yang mengabdi untuk suaminya pun tak kalah mulia. Sebab, dia akan memberikan baktinya untuk melayani suami dan melengkapi urusan rumah tangga.
"Tentu saya mendoakan para muslimah bisa mendapatkan suami yang penghasilannya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sehingga wanita tak perlu bekerja," katanya.
Hal itu seperti dilakukan istri Rasulullah SAW, Siti Khadijah yang berkarier sebagaipebisnis. Namun, dia tetap tidak meninggalkan kewajibannya dalam rumah tangga.
"Muslimahboleh berkarier layaknya Siti Khadijah. Asalkan dia tidak meninggalkan hak suami dan hak anak di rumah," kata Buya Yahya dalam penggalan kajiannya dikutip Senin (6/1/2023).
Muslimah diizinkan untukberkarier dalam dunia kerja, terutama dengan tujuan mulia. Di antaranya membantu meringankan beban orang tuanya.
"Perempuan mulia adalah dia yang bekerja di pekerjaan yang mulia. Lantas penghasilannya digunakan untuk membantu adik, kakak, dan saudara, serta orang tuanya," ujarnya.
Pengasuh LPD dan Pondok Pesantren Al Bahjah ini menambahkan, muslimah yang mengabdi untuk suaminya pun tak kalah mulia. Sebab, dia akan memberikan baktinya untuk melayani suami dan melengkapi urusan rumah tangga.
"Tentu saya mendoakan para muslimah bisa mendapatkan suami yang penghasilannya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sehingga wanita tak perlu bekerja," katanya.