3 Cara Antisipasi Ancaman Resesi, Langkah Bijak untuk Masa Depan
Andi Muhammad
Selasa, 10 Januari 2023 - 08:10 WIB
3 Cara Antisipasi Ancaman Resesi, Langkah Bijak untuk Masa Depan. Foto: Istimewa.
Gencar kabar beredar bahwa tahun 2023 bakal menjadi tahun sulit lantaran akan terjadinya resesi. Ada tiga cara mempersiapkan diri guna menghadapi resesi ekonomi yang sedang mengancam.
Salah satu faktor terjadinya resesi karena inflasi. Inflasi sendiri dapat diartikan sebagai kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu
Oleh karena itu, di tahun yang disebut-sebut sebagai tahun gelap ini, masyarakat mesti mempersiaplan dalam menghadapi ancaman perekonomian ini. Berikut tiga cara bijak menghadapi resesi.
1. Manage Keuangan dengan Baik
Hal yang paling utama guna menghadapi ancaman resesi yakni mampu memanage keuangan. Sahabat harus bijak menggunakan uang, utamakan kebutuhan premier kemudian sisanya bisa ditabung.
Mayoritas masyarakat Indonesia cenderung mementingkan gaya hidup yang mengkuti tren agar mendapat perhatian lebih dari individu lain. Hal ini justru yang patut dihindari, terlebih oleh kalangan menengah.
Padahal menabung merupakan kebiasaan orang kaya, lantas mengapa kalangan menengah malah cenderung boros? Bahkan tidak sedikit yang rela meminjam uang demi gaya hidup semata.
Salah satu faktor terjadinya resesi karena inflasi. Inflasi sendiri dapat diartikan sebagai kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu
Oleh karena itu, di tahun yang disebut-sebut sebagai tahun gelap ini, masyarakat mesti mempersiaplan dalam menghadapi ancaman perekonomian ini. Berikut tiga cara bijak menghadapi resesi.
1. Manage Keuangan dengan Baik
Hal yang paling utama guna menghadapi ancaman resesi yakni mampu memanage keuangan. Sahabat harus bijak menggunakan uang, utamakan kebutuhan premier kemudian sisanya bisa ditabung.
Mayoritas masyarakat Indonesia cenderung mementingkan gaya hidup yang mengkuti tren agar mendapat perhatian lebih dari individu lain. Hal ini justru yang patut dihindari, terlebih oleh kalangan menengah.
Padahal menabung merupakan kebiasaan orang kaya, lantas mengapa kalangan menengah malah cenderung boros? Bahkan tidak sedikit yang rela meminjam uang demi gaya hidup semata.