Kebiasaan Bangun Pagi Seorang Muslim Disukai Rasulullah
Andi Muhammad
Ahad, 15 Januari 2023 - 07:05 WIB
Kebiasaan Bangun Pagi Seorang Muslim Disukai Rasulullah. Foto: iStock.
Energi di dalam tubuh manusia akan kembali terisi setelah beristirahat semalaman. Namun terkadang istirahat yang dilakukan dengan cara tidur itu membuat banyak orang malas bangun pagi, padahal Islam sendiri mengajarkan agar umat muslim bangun di waktu pagi sebelum Subuh.
Rasulullah SAW mengajarkan agar umatnya untuk bangun lebih awal waktu, beliau pun menyukai umatnya yang terbiasa bangun pagi lalu melaksanakan sałat Subuh. Seblaiknya, Nabi SAW tidak menyukai seseorang yang kebablasan bangun hingga menjelang siang hari. Hal ini sebagaimana tertuang dalam hadis, Rasulullah SAW bersabda:
“Aku duduk bersama orang-orang yang berdzikrullah Ta’ala mulai dari (waktu) sallat shubuh hingga terbit matahari lebih aku cintai daripada memerdekakan empat orang budak dari putra Nabi Isma’il.”(HR Abu Dawud).
Bangun pagi dalam Islam sangat merugi jika sampai terlewatkan. Kita tentunya pernah mendengar ungkapan 'bangun pagi, kalu tidak, rezeki dipatuk ayam'.
Baca Juga:Jangan Panik Bun, Ikuti 10 Protokol Makan Tangani Anak GTM
Ternyata ungkapan tersebut benar adanya. Sebab, Rasulullah SAW mengatakan bahwa waktu pagi merupakan waktu dibukanya pintu rezeki. Ketika Rasulullah pulang salat subuh dari Masjid Nabawi dan mendapati putrinya bernama Fatimah masih dalam kondisi tidur. Lantas Nabi SAW bersabda:
”Wahai anakku, bangunlah, saksikan rezeki Tuhan-mu dan janganlah kamu termasuk orang yang lalai, Karena Allah memberi rezeki kepada hamba-Nya antara terbit fajar dengan terbit matahari. ” (HR Imam Ahmad Dan Al-Baihaqi).
Rasulullah SAW mengajarkan agar umatnya untuk bangun lebih awal waktu, beliau pun menyukai umatnya yang terbiasa bangun pagi lalu melaksanakan sałat Subuh. Seblaiknya, Nabi SAW tidak menyukai seseorang yang kebablasan bangun hingga menjelang siang hari. Hal ini sebagaimana tertuang dalam hadis, Rasulullah SAW bersabda:
“Aku duduk bersama orang-orang yang berdzikrullah Ta’ala mulai dari (waktu) sallat shubuh hingga terbit matahari lebih aku cintai daripada memerdekakan empat orang budak dari putra Nabi Isma’il.”(HR Abu Dawud).
Bangun pagi dalam Islam sangat merugi jika sampai terlewatkan. Kita tentunya pernah mendengar ungkapan 'bangun pagi, kalu tidak, rezeki dipatuk ayam'.
Baca Juga:Jangan Panik Bun, Ikuti 10 Protokol Makan Tangani Anak GTM
Ternyata ungkapan tersebut benar adanya. Sebab, Rasulullah SAW mengatakan bahwa waktu pagi merupakan waktu dibukanya pintu rezeki. Ketika Rasulullah pulang salat subuh dari Masjid Nabawi dan mendapati putrinya bernama Fatimah masih dalam kondisi tidur. Lantas Nabi SAW bersabda:
”Wahai anakku, bangunlah, saksikan rezeki Tuhan-mu dan janganlah kamu termasuk orang yang lalai, Karena Allah memberi rezeki kepada hamba-Nya antara terbit fajar dengan terbit matahari. ” (HR Imam Ahmad Dan Al-Baihaqi).