Hidup itu Ujian, Kaya Miskin Harus Dihadapi dengan Rasa Syukur
Muhajirin
Selasa, 17 Januari 2023 - 15:01 WIB
ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Pendiri Pusat Kajian Islam Quantum Akhyar Institute, Ustadz Adi Hidayat (UAH), mengingatkan, kekayaan dan peningkatan status seseorang dalam kehidupan di dunia hakikatnya adalah ujian dari Allah Ta’ala.
Peningkatan sosial tersebut bisa berupa kekuatan harta dan peningkatan kedudukan atau jabatan. Semua itu hanya ujian dari Allah, agar manusia bisa mengkreasikan ujian tersebut untuk meningkatkan ibadah dan syukur kepada Allah.
“Karena kunci hidup itu secara umum hanya ada dua, secara umum kalau bukan syukur itu sabar,” kata UAH dalam kajian Kitab Adabul Alim Wal Muta'allim yang diikuti Langit7 secara daring, dikutip Selasa (17/1/2023).
Baca Juga: Orang Bertakwa Jauh dari Kefakiran, Rezeki Dijamin Allah SWT
Ujian hanya berkisar pada dua hal tersebut, syukur atau sabar. Maka, setiap orang harus pandai-pandai melihat titipan Allah. Ujian berupa harta atau jabatan harus mendorong untuk meningkatkan rasa syukur. Ujian berupa kemiskinan atau strata sosial rendah mendorong seseorang untuk bersabar.
Peningkatan sosial tersebut bisa berupa kekuatan harta dan peningkatan kedudukan atau jabatan. Semua itu hanya ujian dari Allah, agar manusia bisa mengkreasikan ujian tersebut untuk meningkatkan ibadah dan syukur kepada Allah.
“Karena kunci hidup itu secara umum hanya ada dua, secara umum kalau bukan syukur itu sabar,” kata UAH dalam kajian Kitab Adabul Alim Wal Muta'allim yang diikuti Langit7 secara daring, dikutip Selasa (17/1/2023).
Baca Juga: Orang Bertakwa Jauh dari Kefakiran, Rezeki Dijamin Allah SWT
Ujian hanya berkisar pada dua hal tersebut, syukur atau sabar. Maka, setiap orang harus pandai-pandai melihat titipan Allah. Ujian berupa harta atau jabatan harus mendorong untuk meningkatkan rasa syukur. Ujian berupa kemiskinan atau strata sosial rendah mendorong seseorang untuk bersabar.