Financial Planner: Disiplin Kunci Sukses Atur Keuangan
Fifiyanti Abdurahman
Rabu, 18 Januari 2023 - 17:03 WIB
Ilustrasi anggaran keuangan. Foto: LANGIT7/iStock
Salah satu cara untuk mengatur keuangan adalah mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran. Hanya saja seringkali kegiatan ini menimbulkan kebosanan saat dilakukan terus menerus.
Mengatasi kebosanan itu, Certified Financial Planner, Annisa Steviani mengatakan tidak perlu selamanya mencatat setiap pengeluaran.
Baca juga: Islam Larang Hidup Boros, Atasi dengan Rencana Keuangan yang Baik
"Kamu cuma perlu catat sebulan aja, atau dua minggu deh kalau males banget. Akan keliatan, pengeluaran kamu berapa aja sih? Belanja bulanan berapa? Makan siang berapa? Ke tukang sayur berapa? Beli bensin berapa? Dan lainnya. Kamu catat kemudian bulan depannya, kamu bikin bujet," ujar Annisa dalam diskusi yang diikuti LANGIT7.ID, Selasa (17/1/2022).
Menurut Annisa, anggaran akan berantakan bila tidak disiplin. Misalnya Anda menganggarkan makan siang sebesar Rp20.000, namun realitanya malah menghabiskan Rp30.000 ditambah jajan sore. Bila hal ini terus dilakukan, tak heran bila keuangan Anda berantakan.
"Mikirnya kamu nggak bakat kelola uang, nggak bisa budgeting, padahal kamu sendiri yang nggak disiplin sama budget yang kamu punya," katanya.
Agar mengatur keuangan tetap on the track, melatih kedisplinan sangatlah penting. Saat di awal, kata Annisa, wajar bila masih merasa kebingungan.
Mengatasi kebosanan itu, Certified Financial Planner, Annisa Steviani mengatakan tidak perlu selamanya mencatat setiap pengeluaran.
Baca juga: Islam Larang Hidup Boros, Atasi dengan Rencana Keuangan yang Baik
"Kamu cuma perlu catat sebulan aja, atau dua minggu deh kalau males banget. Akan keliatan, pengeluaran kamu berapa aja sih? Belanja bulanan berapa? Makan siang berapa? Ke tukang sayur berapa? Beli bensin berapa? Dan lainnya. Kamu catat kemudian bulan depannya, kamu bikin bujet," ujar Annisa dalam diskusi yang diikuti LANGIT7.ID, Selasa (17/1/2022).
Menurut Annisa, anggaran akan berantakan bila tidak disiplin. Misalnya Anda menganggarkan makan siang sebesar Rp20.000, namun realitanya malah menghabiskan Rp30.000 ditambah jajan sore. Bila hal ini terus dilakukan, tak heran bila keuangan Anda berantakan.
"Mikirnya kamu nggak bakat kelola uang, nggak bisa budgeting, padahal kamu sendiri yang nggak disiplin sama budget yang kamu punya," katanya.
Agar mengatur keuangan tetap on the track, melatih kedisplinan sangatlah penting. Saat di awal, kata Annisa, wajar bila masih merasa kebingungan.