Tanda Seorang Muslim Sudah Siap Menikah
Muhajirin
Senin, 23 Januari 2023 - 10:10 WIB
ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Apakah aku sudah siap menikah? Pertanyaan ini sebenarnya sudah harus muncul bagi seorang muslim saat berusia 20 tahun ke atas. Meskipun, dalam konsep Islam, orang sudah boleh menikah saat memasuki usia akil baligh.
Penulis sekaligus Founder Edufic & Honorary Research Fellow Univ of Bristol, United Kingdom (UK), Ario Muhammad, menjelaskan, dalam Islam, seorang muslim sudah dikenakan hukuman jika melaksanakan dosa saat berusia baligh. Maka sejatinya, seorang muslim sudah siap menikah saat sudah mencapai usia baligh.
"Tetapi, memang pada perjalanan manusia kita dibentuk bahwa kesiapan mental, pendidikan anak, bahkan perjalanan dalam keluarga hanya mampu menghasilkan anak-anak yang mandiri atau siap menikah di usia 20 tahun ke atas,” kata Ario dalam webinar pranikah yang diadakan Educif, dikutip Senin (23/1/2023).
Baca Juga: Hikmah Islam Larang Seks Bebas: Silsilah Keturunan Jelas
Kesiapan menikah seseorang banyak sekali dipengaruhi oleh faktor pendidikan keluarga dan kultur di tengah masyarakat. Maka itu, orang tua muslim harus membangun mindset untuk mempersiapkan anak-anak mereka menjadi seorang suami dan istri serta ayah dan ibu sejak masih kecil.
Penulis sekaligus Founder Edufic & Honorary Research Fellow Univ of Bristol, United Kingdom (UK), Ario Muhammad, menjelaskan, dalam Islam, seorang muslim sudah dikenakan hukuman jika melaksanakan dosa saat berusia baligh. Maka sejatinya, seorang muslim sudah siap menikah saat sudah mencapai usia baligh.
"Tetapi, memang pada perjalanan manusia kita dibentuk bahwa kesiapan mental, pendidikan anak, bahkan perjalanan dalam keluarga hanya mampu menghasilkan anak-anak yang mandiri atau siap menikah di usia 20 tahun ke atas,” kata Ario dalam webinar pranikah yang diadakan Educif, dikutip Senin (23/1/2023).
Baca Juga: Hikmah Islam Larang Seks Bebas: Silsilah Keturunan Jelas
Kesiapan menikah seseorang banyak sekali dipengaruhi oleh faktor pendidikan keluarga dan kultur di tengah masyarakat. Maka itu, orang tua muslim harus membangun mindset untuk mempersiapkan anak-anak mereka menjadi seorang suami dan istri serta ayah dan ibu sejak masih kecil.