Kecam Aksi Pembakaran Al-Qur’an, PM Swedia: Tindakan Tidak Sopan
Ummu hani
Senin, 23 Januari 2023 - 15:08 WIB
Perdana Menteri (PM) Swedia, Ulf Kristersson. (Foto: dok. Kepresidenan Swedia)
Perdana Menteri (PM) Swedia, Ulf Kristersson mengecam aksi pembakaran Al-Qur'an di Stockholm yang dilakukan politikus sayap kanan, Rasmus Paludan.
Kristersson menegaskan, aksi tersebut meningkatkan ketegangan dan sangat tidak sopan. Menurutnya, kebebasan berekspresi tidak sesuai dengan norma yang ada.
Baca Juga:DPR Kecam Pembakaran Al Quran: Lukai Umat Islam Sedunia
"Kebebasan berekspresi adalah bagian mendasar dari demokrasi. Tapi apa yang legal belum tentu sesuai. Membakar buku yang suci bagi banyak orang adalah tindakan yang sangat tidak sopan," ujar Kristersson dalam cuitannya di Twitter, melansir dari English Arabiya, Senin (23/1/2023).
Kristersson menyatakan simpatinya atas peristiwa yang merugikan umat Muslim itu. "Saya ingin mengungkapkan simpati saya untuk semua Muslim yang tersinggung dengan apa yang terjadi di Stockholm hari ini," tambahnya.
Seperti diketahui, politisi sayap kanan Rasmus Paludan membakar salinan kitab suci umat Islam di depan kedutaan Turki di ibukota Swedia. Paludan, yang juga berkewarganegaraan Swedia, juga pernah menggelar sejumlah demonstrasi anti-Turki di masa lalu.
Baca Juga:Swedia Izinkan Pembakaran Qur’an, Turki Murka
Kristersson menegaskan, aksi tersebut meningkatkan ketegangan dan sangat tidak sopan. Menurutnya, kebebasan berekspresi tidak sesuai dengan norma yang ada.
Baca Juga:DPR Kecam Pembakaran Al Quran: Lukai Umat Islam Sedunia
"Kebebasan berekspresi adalah bagian mendasar dari demokrasi. Tapi apa yang legal belum tentu sesuai. Membakar buku yang suci bagi banyak orang adalah tindakan yang sangat tidak sopan," ujar Kristersson dalam cuitannya di Twitter, melansir dari English Arabiya, Senin (23/1/2023).
Kristersson menyatakan simpatinya atas peristiwa yang merugikan umat Muslim itu. "Saya ingin mengungkapkan simpati saya untuk semua Muslim yang tersinggung dengan apa yang terjadi di Stockholm hari ini," tambahnya.
Seperti diketahui, politisi sayap kanan Rasmus Paludan membakar salinan kitab suci umat Islam di depan kedutaan Turki di ibukota Swedia. Paludan, yang juga berkewarganegaraan Swedia, juga pernah menggelar sejumlah demonstrasi anti-Turki di masa lalu.
Baca Juga:Swedia Izinkan Pembakaran Qur’an, Turki Murka