Kisah Kota Thaif Cermin Kelembutan Dakwah Rasulullah
Fifiyanti Abdurahman
Jum'at, 27 Januari 2023 - 12:01 WIB
Thaif kota indah yang menyimpan kisah syiar Islam. Foto: iStock.
Rasulullah shalallahu alaihi wasallam adalah nabi akhir zaman, penutup para utusan Allah SWT. Nabi Muhammad SAW dihadirkan untuk mengajak dan membimbing manusia ke jalan yang diridhai Allah Ta'ala.
Segala kebaikan dan kemuliaan dilimpahkan Allah SWT ke dalam pribadi Rasulullah SAW, sehingga akhlaknya menjadi panutan manusia hingga akhir zaman.
Baca juga: Kisah Nabi Musa Terdiam Tujuh Hari saat Diperintah Menghadap Firaun
CEO Founder Santri Motivator School, Ustaz Asroni Al Paroya mengatakan Rasulullah SAW juga mengalami banyak ujian saat menyampaikan dakwah Islam. Namun, kesabaran Rasulullah tidak pernah pupus.
"Perjuangan Rasulullah SAW, mendakwah Islam tentunya banyak sekali ujian yang Allah perjalankan. Mulai dari dianggap gila oleh keluarga sendiri, dianggap tukang sihir, bahkan pernah dilempari batu hingga gigi depan beliau patah. Namun kesabaran beliau dalam mendakwahkan Islam tidaklah pudar," ujar Ustaz Asroni kepada Langit7, dikutip Jumat (27/1/2022).
Ustaz Asroni lalu menceritakan kisah Rasulullah SAW ketika melakukan perjalanan dakwah di Kota Thaif.
"Diriwayatkan dalam sebuah hadis, Rasul SAW pergi ke Kota Thaif, setelah meninggalnya paman beliau, Abu Thalib. Dengan meninggalnya Abu Thalib, maka kekejaman dan caci maki semakin kencang disuarakan orang-orang Quraisy kepada Rasulullah SAW," katanya.
Segala kebaikan dan kemuliaan dilimpahkan Allah SWT ke dalam pribadi Rasulullah SAW, sehingga akhlaknya menjadi panutan manusia hingga akhir zaman.
Baca juga: Kisah Nabi Musa Terdiam Tujuh Hari saat Diperintah Menghadap Firaun
CEO Founder Santri Motivator School, Ustaz Asroni Al Paroya mengatakan Rasulullah SAW juga mengalami banyak ujian saat menyampaikan dakwah Islam. Namun, kesabaran Rasulullah tidak pernah pupus.
"Perjuangan Rasulullah SAW, mendakwah Islam tentunya banyak sekali ujian yang Allah perjalankan. Mulai dari dianggap gila oleh keluarga sendiri, dianggap tukang sihir, bahkan pernah dilempari batu hingga gigi depan beliau patah. Namun kesabaran beliau dalam mendakwahkan Islam tidaklah pudar," ujar Ustaz Asroni kepada Langit7, dikutip Jumat (27/1/2022).
Ustaz Asroni lalu menceritakan kisah Rasulullah SAW ketika melakukan perjalanan dakwah di Kota Thaif.
"Diriwayatkan dalam sebuah hadis, Rasul SAW pergi ke Kota Thaif, setelah meninggalnya paman beliau, Abu Thalib. Dengan meninggalnya Abu Thalib, maka kekejaman dan caci maki semakin kencang disuarakan orang-orang Quraisy kepada Rasulullah SAW," katanya.