Banyak Remaja di Indonesia Tak Lanjut Kuliah, Ini Penyebabnya
Muhajirin
Kamis, 02 Februari 2023 - 13:45 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Anggota Komisi X DPR RI, Djohar Arifin Husin, merasa prihatin besarnya angka remaja yang tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan jadi perhatian.
Menurut mantan ketua umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) ini, pemerintah dan DPR harus menyediakan pilihan dan jaminan pendidikan yang bagi anak bangsa.
Djoharmembeberkan, remaja dalam rentan umur 18-20 tahun di Indonesia mencapai 29 juta orang. Akan tetapi, hanya sembilan juta yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Artinya, ada 21 juta remaja yang tidak mengenyam pendidikan setelah lulus SMA.
Baca Juga:Pendaftaran Bantuan Inkubasi Bisnis Pesantren Dibuka Februari 2023
“Itu menjadi keprihatinan kita untuk memikirkan bagaimana masa depan mereka bisa lebih baik dari kita,” kata Djohar dalam Rapat Dengan Pendapat Umum Panja Perguruan Tinggi Komisi X DPR RI dengan Kelompok/Komunitas Mahasiswa Berprestasi di gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (1/2/2023).
Menurut Djohar, salah satu sebab keengganan remaja melanjutkan kuliah adalah rendahnya pendidikan karakter. Padahal, salah satu kunci keberhasilan dalam dunia pendidikan di dunia adalah memasukkan pendidikan karakter di sekolah.Djohar mencontohkan perbandingan pola dan suasana pendidikan di luar negeri dengan Indonesia. Dia menilai ada perbedaan yang sangat jauh dan harus segera dibenahi.
“Anda bisa lihat di Barcelona, bagaimana kehidupan mereka dan juga di Malaysia. Masyarakat di sana terlihatberlainan dengan kondisi kita di Indonesia. Ini sungguh sangat berbeda,” kata Djohar.
Menurut mantan ketua umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) ini, pemerintah dan DPR harus menyediakan pilihan dan jaminan pendidikan yang bagi anak bangsa.
Djoharmembeberkan, remaja dalam rentan umur 18-20 tahun di Indonesia mencapai 29 juta orang. Akan tetapi, hanya sembilan juta yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Artinya, ada 21 juta remaja yang tidak mengenyam pendidikan setelah lulus SMA.
Baca Juga:Pendaftaran Bantuan Inkubasi Bisnis Pesantren Dibuka Februari 2023
“Itu menjadi keprihatinan kita untuk memikirkan bagaimana masa depan mereka bisa lebih baik dari kita,” kata Djohar dalam Rapat Dengan Pendapat Umum Panja Perguruan Tinggi Komisi X DPR RI dengan Kelompok/Komunitas Mahasiswa Berprestasi di gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (1/2/2023).
Menurut Djohar, salah satu sebab keengganan remaja melanjutkan kuliah adalah rendahnya pendidikan karakter. Padahal, salah satu kunci keberhasilan dalam dunia pendidikan di dunia adalah memasukkan pendidikan karakter di sekolah.Djohar mencontohkan perbandingan pola dan suasana pendidikan di luar negeri dengan Indonesia. Dia menilai ada perbedaan yang sangat jauh dan harus segera dibenahi.
“Anda bisa lihat di Barcelona, bagaimana kehidupan mereka dan juga di Malaysia. Masyarakat di sana terlihatberlainan dengan kondisi kita di Indonesia. Ini sungguh sangat berbeda,” kata Djohar.