Gempa Turki-Suriah
KBRI Ankara: 123 WNI Berhasil Dievakuasi, 2 Meninggal Dunia
Muhajirin
Rabu, 08 Februari 2023 - 19:15 WIB
Gempa Turki (foto: AP Photo)
Kedutaan Besar RI Ankara sudah mengevakuasi 123 Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban gempa Turki. Dalam proses tersebut, satu WNI dan anaknya ditemukan meninggal dunia.
Dubes RI untuk Turki, Lalu M. Iqbal, menjelaskan bahwa tim KBRI Ankara yang terdiri dari Tim Konsuler Perlindungan WNI, Tim Atase Pertahanan dan Perbinlu (pejabat BIN) sudah melakukan evakuasi dari empat titik paling terdampak gempa.
Jumlah yang dievakuasi sebanyak 123 orang dari target semula 104 orang. Termasuk di dalamnya 2 warga negara Malaysia dan 1 warga Myanmar. Satu WNI bernama Ayu Fira dan dua anaknya di daerah Hatay sudah berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.
Baca Juga:Lebih dari 7.800 Orang Tewas Akibat Gempa Dahsyat di Turki
“1 WNI (a.n. Nia Marlinda) asal Bali dan seorang anak berusia 1 tahun serta suami WN Turki di Kahraman Maras ditemukan meninggal dunia karena tertimbun reruntuhan,” ucap Sekretaris 3 Perlindungan WNI KBRI Ankara, Bondet Suryonurwendo yang memimpin tim ke Hatay, melalui keterangan tertulis, Rabu (8/2/2023).
Kolonel Amir, Atase Pertahanan RI KBRI Ankara, yang memimpin Tim Evakuasi ke Kahramanmaras telah memastikan pemulasaraan almarhumah. KBRI telah mengomunikasikan hal tersebut kepada keluarga almarhumah.
“Almarhumah dan keluarga akan dimakamkan hari ini di Kahramanmaras,” kata Bondet.
Dubes RI untuk Turki, Lalu M. Iqbal, menjelaskan bahwa tim KBRI Ankara yang terdiri dari Tim Konsuler Perlindungan WNI, Tim Atase Pertahanan dan Perbinlu (pejabat BIN) sudah melakukan evakuasi dari empat titik paling terdampak gempa.
Jumlah yang dievakuasi sebanyak 123 orang dari target semula 104 orang. Termasuk di dalamnya 2 warga negara Malaysia dan 1 warga Myanmar. Satu WNI bernama Ayu Fira dan dua anaknya di daerah Hatay sudah berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.
Baca Juga:Lebih dari 7.800 Orang Tewas Akibat Gempa Dahsyat di Turki
“1 WNI (a.n. Nia Marlinda) asal Bali dan seorang anak berusia 1 tahun serta suami WN Turki di Kahraman Maras ditemukan meninggal dunia karena tertimbun reruntuhan,” ucap Sekretaris 3 Perlindungan WNI KBRI Ankara, Bondet Suryonurwendo yang memimpin tim ke Hatay, melalui keterangan tertulis, Rabu (8/2/2023).
Kolonel Amir, Atase Pertahanan RI KBRI Ankara, yang memimpin Tim Evakuasi ke Kahramanmaras telah memastikan pemulasaraan almarhumah. KBRI telah mengomunikasikan hal tersebut kepada keluarga almarhumah.
“Almarhumah dan keluarga akan dimakamkan hari ini di Kahramanmaras,” kata Bondet.