Seorang Kakek Donasikan Tabungan Umrahnya untuk Korban Gempa Turki
Fajar adhitya
Sabtu, 18 Februari 2023 - 04:00 WIB
Penyintas gempa Elazig, Turki yang terjadi tahun 2010 silam. Foto: iStock.
Sebuah kisah inspiratif tersaji dari seorang kakek di Turki bernama Mehmet Cakirhan (74). Dia mendatangi Red Crescent atau Bulan Sabit Merah dan mendonasikan semua biaya umrahnya untuk penyelamatan para penyintas gempa.
Cakirhan menyumbangkan uang yang ia tabung untuk umrah ke Mekkah kepada Bulan Sabit Merah untuk mendukung para korban gempa bumi yang melanda wilayah itu Senin silam. Tindakan Cakirhan memantik haru para relawan.
Baca juga: Hamba Allah Asal Pakistan Sumbang Rp455,8 Miliar untuk Korban Gempa Turki
“Saudara kami, Mehmet Cakirhan, tadinya akan melaksanakan umrah tahun ini. Tapi dia malah datang ke Bulan Sabit Merah, untuk menyumbangkan tabungan umrahnya kepada korban gempa bumi,” kata salah seorang relawan dalam sebuah rekaman video dikutip Middle East Eye.
Cakirhan tampak menangis usai meedonasikan uangnya. Dia mengaku telah mempersiapkan segalanya untuk keberangkatannya ke Mekkah pada 10 hari mendatang.
“Saya akan pergi umrah, tapi ketika gempa terjadi, saya mendonasikan uang saya di sini. Saya tidak jadi berangkat, padahal tinggal 10 hari lagi. Semuanya sudah siap. Saya berkata pada diri saya sendiri bahwa saya akan mendonasikannya. Saya mengikuti kata hati,” ujar Cakirhan.
Relawan lain dari Bulan Sabit Merah pun mendoakan keberkahan untuknya.
Cakirhan menyumbangkan uang yang ia tabung untuk umrah ke Mekkah kepada Bulan Sabit Merah untuk mendukung para korban gempa bumi yang melanda wilayah itu Senin silam. Tindakan Cakirhan memantik haru para relawan.
Baca juga: Hamba Allah Asal Pakistan Sumbang Rp455,8 Miliar untuk Korban Gempa Turki
“Saudara kami, Mehmet Cakirhan, tadinya akan melaksanakan umrah tahun ini. Tapi dia malah datang ke Bulan Sabit Merah, untuk menyumbangkan tabungan umrahnya kepada korban gempa bumi,” kata salah seorang relawan dalam sebuah rekaman video dikutip Middle East Eye.
Cakirhan tampak menangis usai meedonasikan uangnya. Dia mengaku telah mempersiapkan segalanya untuk keberangkatannya ke Mekkah pada 10 hari mendatang.
“Saya akan pergi umrah, tapi ketika gempa terjadi, saya mendonasikan uang saya di sini. Saya tidak jadi berangkat, padahal tinggal 10 hari lagi. Semuanya sudah siap. Saya berkata pada diri saya sendiri bahwa saya akan mendonasikannya. Saya mengikuti kata hati,” ujar Cakirhan.
Relawan lain dari Bulan Sabit Merah pun mendoakan keberkahan untuknya.