Upaya BKMT Majukan Dakwah Islam Lebih Modern
Mahmuda attar hussein
Sabtu, 18 Februari 2023 - 08:05 WIB
Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Syifa Fauzia. (Foto: Langit7.id/Attar)
Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) terus berupaya untuk memajukan dakwah Islam lebih modern. Salah satunya dengan pemanfaatan teknologi informasi.
Ketua BKMT, Syifa Fauzia mengatakan, pihaknya ingin terus memajukan dakwah dan syiar Islam di zaman modern dengan memanfaatkan teknologi informasi agar bisa dimanfaatkan para anggotanya.
"Kita pernah coba punya aplikasi untuk daftar keanggotaan BKMT. Isinya ada hadis harian, history BKMT, dan lainnya," kata Syifa kepada Langit7.id di Universitas Islam As-Syafi'iyah, Bekasi, Jumat (17/2/2023).
Baca Juga:Angkie Yudistia Luncurkan Pusat Pelatihan Kerja Disabilitas
Meski demikian, Syifa mengungkapkan bahwa teknologi informasi modern cukup sulit untuk dimanfaatkan para anggota BKMT. Pasalnya, demografi anggota BKMT sendiri 70 persennya mayoritas berusia 50 tahun ke atas. "Teknologi itu menjadi tantangan tersendiri buat anggota BKMT yang 95 persennya wanita," ujarnya.
Dia pun sampai menyiasati hal tersebut dengan mengunduhkan aplikasi BKMT untuk anggotanya di setiap majelis taklim. "Tapi itu juga ketika sudah kita donwload ternyata belum bisa dimanfaatkan," ucapnya.
Akhirnya, Syifa memaksimalkan situs web BKMT agar lebih bersahabat untuk digunakan para anggota. "Aku merasa kayaknya belum bisa untuk aplikasi ini ada di tangan ibu-ibu. Jadi kita maksimalkan situsnya saja," ungkapnya.
Ketua BKMT, Syifa Fauzia mengatakan, pihaknya ingin terus memajukan dakwah dan syiar Islam di zaman modern dengan memanfaatkan teknologi informasi agar bisa dimanfaatkan para anggotanya.
"Kita pernah coba punya aplikasi untuk daftar keanggotaan BKMT. Isinya ada hadis harian, history BKMT, dan lainnya," kata Syifa kepada Langit7.id di Universitas Islam As-Syafi'iyah, Bekasi, Jumat (17/2/2023).
Baca Juga:Angkie Yudistia Luncurkan Pusat Pelatihan Kerja Disabilitas
Meski demikian, Syifa mengungkapkan bahwa teknologi informasi modern cukup sulit untuk dimanfaatkan para anggota BKMT. Pasalnya, demografi anggota BKMT sendiri 70 persennya mayoritas berusia 50 tahun ke atas. "Teknologi itu menjadi tantangan tersendiri buat anggota BKMT yang 95 persennya wanita," ujarnya.
Dia pun sampai menyiasati hal tersebut dengan mengunduhkan aplikasi BKMT untuk anggotanya di setiap majelis taklim. "Tapi itu juga ketika sudah kita donwload ternyata belum bisa dimanfaatkan," ucapnya.
Akhirnya, Syifa memaksimalkan situs web BKMT agar lebih bersahabat untuk digunakan para anggota. "Aku merasa kayaknya belum bisa untuk aplikasi ini ada di tangan ibu-ibu. Jadi kita maksimalkan situsnya saja," ungkapnya.