Usamah Ibnu Zaid, Panglima Perang Termuda yang Salih
Mahmuda attar hussein
Sabtu, 18 Februari 2023 - 10:20 WIB
Ilustrasi. (Foto: indonesian.iloveallaah.com)
Usamah bin Zaid bin Haritsah bin Auf bin Kinanah, adalah sahabat Nabi Muhammad SAW. Keberanian dan kesalihannya membuat dia ditunjuk Rasulullah memimpin pasukan dan menjadi panglima perang termuda.
Dikutip dari buku "Usamah bin Zaid" oleh Dinar Fajar, Sabtu (18/2/2023), Usamah terkenal sebagai pahlawan perang Mu'tah. Perang Mu'tah merupakan peperangan antara kaum muslimin melawan pasukan kekaisaran Bizantium Romawi Timur, yang berlangsung pada Jumadil Awal, 8 Hijriah atau 629 Masehi.
Selain itu, Usamah juga terlibat dalam perang yang terjadi di Mekah. Di antaranya seperti pada Perang Hunain dan Perang Thaif.
Baca Juga:Teladan Keimanan Abu Bakar As-Shiddiq, Khalifah Pertama Umat Islam
Atas jasa dan keberaniannya itu, Rasulullah pun memuliakannya, bahkan sampai Usamah wafat. Usamah juga menjadi salah seorang sahabat yang paling disayang Rasulullah karena akhlak dan keberaniannya.
Kisah Usamah Pimpin Para Sahabat
Usamah Ibnu Zaid, belum genap berusia 20 tahun ketika Rasulullah SAW memerintahkannya menjadi panglima perang. Di antara prajuritnya itu adalah Abu Bakar dan Umar bin Khattab.
Dikutip dari buku "Usamah bin Zaid" oleh Dinar Fajar, Sabtu (18/2/2023), Usamah terkenal sebagai pahlawan perang Mu'tah. Perang Mu'tah merupakan peperangan antara kaum muslimin melawan pasukan kekaisaran Bizantium Romawi Timur, yang berlangsung pada Jumadil Awal, 8 Hijriah atau 629 Masehi.
Selain itu, Usamah juga terlibat dalam perang yang terjadi di Mekah. Di antaranya seperti pada Perang Hunain dan Perang Thaif.
Baca Juga:Teladan Keimanan Abu Bakar As-Shiddiq, Khalifah Pertama Umat Islam
Atas jasa dan keberaniannya itu, Rasulullah pun memuliakannya, bahkan sampai Usamah wafat. Usamah juga menjadi salah seorang sahabat yang paling disayang Rasulullah karena akhlak dan keberaniannya.
Kisah Usamah Pimpin Para Sahabat
Usamah Ibnu Zaid, belum genap berusia 20 tahun ketika Rasulullah SAW memerintahkannya menjadi panglima perang. Di antara prajuritnya itu adalah Abu Bakar dan Umar bin Khattab.