home global news

Soal APBN Surplus, Peneliti TII: Kepercayaan Publik ke Ditjen Pajak Tinggi

Jum'at, 24 Februari 2023 - 23:00 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Menteri Keuangan,Sri Mulyani Indrawati, mengumumkan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di awal tahun 2023. Hingga 31 Januari 2023, tercatat terjadi surplus anggaran sebesar Rp90,78 triliun.

Hal ini merupakan awal yang baik bagi keuangan negara agar semakin bangkit. Tentunya pencapaian anggaran harus dibarengi oleh tingkatkepercayaanpublik.

Baca juga:Sang Anak Bikin Gaduh, Pejabat Kemenkeu Sampaikan Permohonan Maaf

Peneliti Bidang Ekonomi The Indonesian Institute, Center for Public Policy Research (TII), Nuri Resti Chayyani, menyoroti bahwa tingginya pencapaian anggaran sehinggasurplusadalah bagian dari kepercayaan publik yang tinggi pada lembaga pengelola, dalam hal ini Direktorat Jenderal Pajak di bawah Kementerian Keuangan.

“Kepercayaan masyarakat kepada pemerintah adalah pondasi untuk membentuk negara yang efisien.Good governancediukur dari seberapa besar masyarakat percaya bahwa pemerintah mampu mengelola uang yang mereka ambil untuk kesejahteraan bersama, terutama pajak,” ujar Nuri.

Pada realisasi APBN 2023 hingga 31 Januari 2023, Kementerian Keuangan juga menyebutkan bahwa pendapatan negara yang terdiri dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), Bea Cukai, dan Pajak totalnya Rp232,21 triliun.

Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 48,14 persen dibandingkan tahun sebelumnya pada periode yang sama. Pada sisi belanja negara, jumlah yang terealisasi sebesar Rp141,42 triliun yang terdiri dari belanja pemerintah pusat dan transfer ke daerah.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kemenkeu sri mulyani peneliti tii ditjen pajak
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya