Turki Mulai Lakukan Pembangunan Pascagempa, Target Rampung Setahun
Mahmuda attar hussein
Sabtu, 25 Februari 2023 - 13:00 WIB
Gempa Bumi M7,8 yang memporak-porandakan Turki pada Senin (6/2/2023). (Foto: Can Celik/DHA via AP)
Pemerintah Turki mengeluarkan peraturan untuk membangun kembali wilayah yang hancur akibat gempat bumi Magnitudo 7,8 pada awal bulan Januari lalu. Jutaan orang kehilangan rumahnya dan lebih dari 160.000 bangunan, termasuk 520.000 apartemen hancur akibat gempa tersebut.
Melansir dari Reuters, Sabtu (25/2/2023), Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan telah berjanji untuk membangun kembali rumah warga yang rusak dalam waktu satu tahun. Bahkan, rencananya juga akan dibangun rumah tahan gempa.
Baca Juga:Derita Penyintas Gempa Turki: Musim Dingin Menusuk, Rumah Jadi Puing-puing
Para korban selamat pun telah berangsur-angsur meninggalkan wilayah Turki selatan. Selama di sana, mereka yang tinggal mengungsi di tenda, rumah kontainer, dan akomodasi lain yang merupakan bantuan dari pemerintah.
Di bawah regulasi baru Turki, setiap individu, institusi, dan organisasi akan dapat membangun tempat tinggal dan tempat kerja, yang dapat mereka donasikan ke Kementerian Urbanisasi. Kemudian properti tersebut akan diserahkan kepada orang-orang yang membutuhkan.
Di sisi lain, Menteri Kehakiman Bekir Bozdag mengatakan, sebanyak 171 orang telah ditangkap. Sementara 77 orang lainnya menghadapi penahanan.
Baca Juga:Dampak Gempa Turki, Masjid dan Gereja Tertua di Antakya Hancur
Melansir dari Reuters, Sabtu (25/2/2023), Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan telah berjanji untuk membangun kembali rumah warga yang rusak dalam waktu satu tahun. Bahkan, rencananya juga akan dibangun rumah tahan gempa.
Baca Juga:Derita Penyintas Gempa Turki: Musim Dingin Menusuk, Rumah Jadi Puing-puing
Para korban selamat pun telah berangsur-angsur meninggalkan wilayah Turki selatan. Selama di sana, mereka yang tinggal mengungsi di tenda, rumah kontainer, dan akomodasi lain yang merupakan bantuan dari pemerintah.
Di bawah regulasi baru Turki, setiap individu, institusi, dan organisasi akan dapat membangun tempat tinggal dan tempat kerja, yang dapat mereka donasikan ke Kementerian Urbanisasi. Kemudian properti tersebut akan diserahkan kepada orang-orang yang membutuhkan.
Di sisi lain, Menteri Kehakiman Bekir Bozdag mengatakan, sebanyak 171 orang telah ditangkap. Sementara 77 orang lainnya menghadapi penahanan.
Baca Juga:Dampak Gempa Turki, Masjid dan Gereja Tertua di Antakya Hancur