Dakwah di Era Modern, Cara Dai Muda Sikapi Tantangan Zaman
Fajar adhitya
Kamis, 26 Agustus 2021 - 16:40 WIB
Kegiatan Ikatan Dai Muda Indonesia Ciamis. (Foto: Istimewa).
Ikatan Dai Muda Indonesia Ciamis membuat cara unik menyikapi tantangan zaman, khususnya dalam syiar Islam agar dakwah bisa lebih diterima di era modern. Upaya yang dilakukan dengan menggelar lomba dakwah.
Lomba dai merupakan salah satu program untuk memeriahkan Muharram 1443 Hijriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virual dan telah mencapai tahap grand final.
Ketua Ikatan Dai Muda Indonesia (IDMI) Ciamis, Ustadz Mumu mengatakan, lomba dakwah diikuti oleh 38 peserta se-Priangan Timur. Lewat ajang ini, ia berharap estafet dakwah Islam terus berjalan dengan munculnya dai-dai muda yang visioner dengan perkembangan zaman.
Baca Juga: Dakwah ala Milenial di Yukngaji, Jaring Anak Muda Kenali Islam
"Tujuan lomba dakwah ini di antaranya untuk mengedepankan potensi dai muda baru dengan potensi yang luar biasa agar lebih berwawasan karena tantangan ke depan sangat besar," katanya.
IDMI Ciamis menyediakan lima tema yang dapat diulas pada peserta, yakni globalisasi, Rasulullah suri tauladan, indahnya persaudaraan, Muharram tahun baru Islam, dan ulama pewaris para nabi.
Juri akan menilai peserta dari segi keterjagaan tajwid ketika mengutip ayat Al-Quran, kefasihan, intonasi, retorika, gramatika, dan adab-adab dalam berdakwah. Proses penjurian, katanya, dilakukan secara adil tanpa ada intervensi dari pihak manapun.
Lomba dai merupakan salah satu program untuk memeriahkan Muharram 1443 Hijriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virual dan telah mencapai tahap grand final.
Ketua Ikatan Dai Muda Indonesia (IDMI) Ciamis, Ustadz Mumu mengatakan, lomba dakwah diikuti oleh 38 peserta se-Priangan Timur. Lewat ajang ini, ia berharap estafet dakwah Islam terus berjalan dengan munculnya dai-dai muda yang visioner dengan perkembangan zaman.
Baca Juga: Dakwah ala Milenial di Yukngaji, Jaring Anak Muda Kenali Islam
"Tujuan lomba dakwah ini di antaranya untuk mengedepankan potensi dai muda baru dengan potensi yang luar biasa agar lebih berwawasan karena tantangan ke depan sangat besar," katanya.
IDMI Ciamis menyediakan lima tema yang dapat diulas pada peserta, yakni globalisasi, Rasulullah suri tauladan, indahnya persaudaraan, Muharram tahun baru Islam, dan ulama pewaris para nabi.
Juri akan menilai peserta dari segi keterjagaan tajwid ketika mengutip ayat Al-Quran, kefasihan, intonasi, retorika, gramatika, dan adab-adab dalam berdakwah. Proses penjurian, katanya, dilakukan secara adil tanpa ada intervensi dari pihak manapun.