Solusi Islam Mengatasi Guru Arogan: Kedepankan Tata Krama
Mahmuda attar hussein
Senin, 27 Februari 2023 - 22:20 WIB
Ilustrasi. (Foto: Langit7.id/iStock)
Arogansi bisa saja dilakukan oleh siapapun, bahkan termasuk mereka yang telah memiliki ilmu tinggi, seperti guru di sekolah atau dalam majelis. Islam pun memiliki cara tersendiri untuk mengatasi masalah tersebut.
Pendakwah Buya Yahya, seorang guru tidak sepantasnya memiliki sifat arogan. Sebaliknya, guru mesti bijak dalam menanggapi setiap hal, khususnya ketika memberi pelajaran kepada anak didik atau muridnya.
"Bahkan Nabi SAW mengajarkan untuk tidak menyalahi atau memarahi orang lain ketika meteka sulit paham terhadap suatu ilmu," kata Buya Yahya dalam penggalan kajiannya, dikutip Senin (27/2/2023).
Baca Juga:Fatwa Ulama Telah Menjadi Panduan Hidup Masyarakat di Indonesia
Menurut Buya Yahya, ilmu yang disampaikan guru, seperti pendakwah harus bisa menjadi koreksi bagi dirinya sendiri. Hal itu dilakukan agar pesan dakwah bisa tersampaikan dengan baik.
"Untuk itu, kita harus bisa menata kalimat ketika berdakwah. Selain pesan akan tersampaikan dengan baik, itu juga akan diterima oleh orang lain," ujarnya.
Di sisi lain, orang-orang yang menemukan guru arogan tidak boleh menghardik apalagi menghinanya. Pasalnya, ada cara yang lebih baik dan pantas untuk menegur guru arogan tersebut.
Pendakwah Buya Yahya, seorang guru tidak sepantasnya memiliki sifat arogan. Sebaliknya, guru mesti bijak dalam menanggapi setiap hal, khususnya ketika memberi pelajaran kepada anak didik atau muridnya.
"Bahkan Nabi SAW mengajarkan untuk tidak menyalahi atau memarahi orang lain ketika meteka sulit paham terhadap suatu ilmu," kata Buya Yahya dalam penggalan kajiannya, dikutip Senin (27/2/2023).
Baca Juga:Fatwa Ulama Telah Menjadi Panduan Hidup Masyarakat di Indonesia
Menurut Buya Yahya, ilmu yang disampaikan guru, seperti pendakwah harus bisa menjadi koreksi bagi dirinya sendiri. Hal itu dilakukan agar pesan dakwah bisa tersampaikan dengan baik.
"Untuk itu, kita harus bisa menata kalimat ketika berdakwah. Selain pesan akan tersampaikan dengan baik, itu juga akan diterima oleh orang lain," ujarnya.
Di sisi lain, orang-orang yang menemukan guru arogan tidak boleh menghardik apalagi menghinanya. Pasalnya, ada cara yang lebih baik dan pantas untuk menegur guru arogan tersebut.