HNW Ungkap Pendidikan Pesantren Bisa Diterapkan di Rumah, Begini Caranya
Muhajirin
Kamis, 26 Agustus 2021 - 20:00 WIB
Ilustrasi Ayah mengajar anak mengaji (foto: langit7.id/istock)
Ketua Badan Wakaf Gontor Dr. KH. Hidayat Nur Wahid (HNW), menerangkanbahwa semestinya pandemi Covid-19 tetap bisa menjadi berkah bagi orang-orang beriman. Pandemi Covid-19 memberikan kesempatan kepada orang tua untuk menjadikan rumah sebagai pesantren bagi anak-anak.
Menerapkan pendidikan ala pesantren di rumah tentu tidak mudah, tapi sangat memungkinkan.Apalagi diterapkan sebaik mungkin, langkah tersebut mampu menghasilkan anak-anak berkualitas dan bermanfaat di tengah masyarakat, sesuai profesi dan keahlian masing-masing.
Bahkan secara historis, banyak pesantren lahir dari rumah. Itu tidak lepas dari kata pondok yang dilekatkan pada pesantren. Sebut saja Pondok Pesantren Tebuireng, awal mula berdiri hanya bangunan kecil yang terbuat dari anyaman bambu atau gedek berukuran 6 x 8 meter.
Di pondok kecil itu, sang pendiri, KH Hasyim Asy’ari mendidik santri-santrinya. Hingga kini, Pesantren Tebuireng tercatat sebagai salah satu lembaga pendidikan yang melahirkan ulama-ulama ternama Tanah Air. Tebuireng bahkan menjadi salah satu sentra perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurut Hidayat Nur Wahid, setidaknya ada dua catatan penting agar bisa menjadikan rumah layaknya pesantren. Dua poin itu antara lain:
1. Menyadari Peran Keluarga dalam Pendidikan Anak
Menerapkan pendidikan ala pesantren di rumah tentu tidak mudah, tapi sangat memungkinkan.Apalagi diterapkan sebaik mungkin, langkah tersebut mampu menghasilkan anak-anak berkualitas dan bermanfaat di tengah masyarakat, sesuai profesi dan keahlian masing-masing.
Bahkan secara historis, banyak pesantren lahir dari rumah. Itu tidak lepas dari kata pondok yang dilekatkan pada pesantren. Sebut saja Pondok Pesantren Tebuireng, awal mula berdiri hanya bangunan kecil yang terbuat dari anyaman bambu atau gedek berukuran 6 x 8 meter.
Di pondok kecil itu, sang pendiri, KH Hasyim Asy’ari mendidik santri-santrinya. Hingga kini, Pesantren Tebuireng tercatat sebagai salah satu lembaga pendidikan yang melahirkan ulama-ulama ternama Tanah Air. Tebuireng bahkan menjadi salah satu sentra perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurut Hidayat Nur Wahid, setidaknya ada dua catatan penting agar bisa menjadikan rumah layaknya pesantren. Dua poin itu antara lain:
1. Menyadari Peran Keluarga dalam Pendidikan Anak