home lifestyle muslim

Media Belanda Kagumi Sineas Indonesia Angkat Beragam Tema Film

Ahad, 05 Maret 2023 - 09:00 WIB
Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Hilmar Farid, saat membuka pameran seni kontemporer di Jakarta, Jumat (3/3). (Foto: Antara)
Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Hilmar Farid mengungkapkan, sejumlah media massa di Rotterdam, Belanda, mengagumi dunia sinema Indonesia.

Hilmar mengatakan, media massa dari Belanda membuat ulasan mendalam tentang kebangkitan film Indonesia melalui tujuh film karya anak bangsa yang terpilih dalam gelaran bergengsi International Film Festival Rotterdam (IFFR) 2023.

"Media di sana menulis panjang tentang film kita yang menurut mereka temanya sangat luar biasa. Mereka kaget, kok orang-orang di Indonesia bisa mengeksplorasi tema-tema yang berkaitan dengan keragaman, identitas, seksualitas, dan lainnya? Respons saya, ya kalian saja yang telat tahu," kata Hilman dikutip dari Antara, Ahad (5/3/2023).

Baca Juga:Rekomendasi Film Islami Inspiratif untuk Hiburan Akhir Pekan

Hilmar menuturkan, media massa di Belanda cukup kagum sekaligus terkejut dengan kemampuan para sineas Indonesia dalam mengeksplorasi sejumlah tema. Utamanya yang berkaitan dengan kemanusiaan dan keberagaman.

"Saya jelaskan kepada mereka bahwa sebenarnya Indonesia sudah lama mengeksplorasi tema-tema semacam itu. Karenanya ketika ada banyak film kita yang tembus festival film bergengsi, hal itu adalah konsekuensi logis dari capaian teman-teman film selama ini," ujarnya.

Tujuh film yang menorehkan prestasi tampil pada IFFR 2023 adalah "Like and Share" (Gina S. Noer), "Sri Asih" (Joko Anwar), "Deadly Love Poem" (Garin Nugroho), "Mayday! May Day! Mayday!" (Yonri Revolt), "The Myriad of Faces of The Future Challengers" (Yuki Aditya dan I Gde Mika), dan "Evacuation of Mama Enola" (Anggun Priambodo), serta "Marsiti dan Sapi Sapi" (Wisnu Surya Pratama).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
belanda film layar lebar kemendikbudristek film indonesia
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya