Cegah WNI Berobat ke Luar Negeri, Jokowi: Perbanyak RS Taraf Internasional
Fajar adhitya
Jum'at, 10 Maret 2023 - 21:20 WIB
Presiden Joko Widodo mendorong dibangunnya rumah sakit berstandar internasional untuk mencegah WNI berobat ke luar negeri. Foto: Istimewa.
Presiden Joko Widodo menyayangkan masih banyak masyarakat Indonesia yang berobat ke luar negeri. Ada sekitar dua juta orang berobat ke luar negeri di mana setengahnya mencari layanan kesehatan ke Malaysia.
Jokowi mengatakan, banyaknya masyarakat yang berobat ke luar negeri membuat "Rp165 triliun devisa kita hilang gara-gara itu”.
Baca juga: Muhammadiyah Dirikan Rumah Sakit Lapangan di Hatay Turki
Keluhan ini juga dicuit akun resmi Jokowi yang mendapat respons dari komika Kiky Saputri.
Kiky bercerita terpaksa menerbangkan mertuanya yang mengalami gangguan pendengaran “didiagnosa stroke kuping” ke Singapura karena faskes di Indonesia tak bisa menangani. Kiky mengatakan, “Disuntik dalamnya malah makin parah pendengarannya”.
“Akhirnya ke RS Spore & diketawain sama dokternya mana ada stroke kuping. Itu cuma flu jadinya bindeng ke telinga & sekarang udah sembuh. Kocak kan?”.
Sebelumnya, keluhan serupa juga disampaikan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikinsaat memperingati Hari Penyakit Langka Sedunia. Menkes merasa malu banyak WNI berobat ke luar negeri.
Jokowi mengatakan, banyaknya masyarakat yang berobat ke luar negeri membuat "Rp165 triliun devisa kita hilang gara-gara itu”.
Baca juga: Muhammadiyah Dirikan Rumah Sakit Lapangan di Hatay Turki
Keluhan ini juga dicuit akun resmi Jokowi yang mendapat respons dari komika Kiky Saputri.
Kiky bercerita terpaksa menerbangkan mertuanya yang mengalami gangguan pendengaran “didiagnosa stroke kuping” ke Singapura karena faskes di Indonesia tak bisa menangani. Kiky mengatakan, “Disuntik dalamnya malah makin parah pendengarannya”.
“Akhirnya ke RS Spore & diketawain sama dokternya mana ada stroke kuping. Itu cuma flu jadinya bindeng ke telinga & sekarang udah sembuh. Kocak kan?”.
Sebelumnya, keluhan serupa juga disampaikan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikinsaat memperingati Hari Penyakit Langka Sedunia. Menkes merasa malu banyak WNI berobat ke luar negeri.