Respons Penolakan Khalid Basalamah, Wagub Jabar: Siapa pun Boleh Ceramah
Fajar adhitya
Rabu, 15 Maret 2023 - 14:20 WIB
Ustaz Khalid Basalamah. Foto: Istimewa.
Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum selaku Wakil Ketua DKM Masjid Raya Al Jabbar mengatakan bahwa Masjid Al Jabbar adalah milik umat Islam, bukan milik Pemprov. Karena itu siapa pun bisa berceramah atau menggunakan masjid untuk beribadah.
Uu mengatakan bahwa Masjid Al Jabbar terbuka untuk penceramah dari berbagai kalangan “sepanjang tidak membawa kemudharatan dan tidak bertentangan dengan dasar negara dan tidak membuat perpecahan, sah-sah saja, tidak masalah.”
Baca juga: Penutupan Masjid Raya Al Jabbar Diperpanjang Sampai Awal Puasa
Pernyataan tersebut disampaikan kepada wartawan menanggapi penolakan anggota Ansor terhadap Ustaz Khalid Basalamah yang akan berceramah dalam rangkaian acara Gazwah Weekend Festival pada Sabtu (18/3/2023) di Masjid Raya Al Jabbar.
Uu menegaskan bahwa masjid justru tertutup bagi kalangan yang gemar memecah belah “sekalipun mengaku sebagai ormas Islam.” Dia menambahkan, “Kalau ceramah hanya untuk memecah belah ummat, saya tidak rela".
Wagub mengatakan bahwa Masjid Al Jabbar “bukan masjid dhiror” yang dibangun hanya untuk memecah belah umat Islam. Siapapun boleh berceramah sepanjang isinya untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah.
Baca juga: Jadi Primadona Wisatawan, PKL Menjamur di Masjid Al Jabbar
Uu mengatakan bahwa Masjid Al Jabbar terbuka untuk penceramah dari berbagai kalangan “sepanjang tidak membawa kemudharatan dan tidak bertentangan dengan dasar negara dan tidak membuat perpecahan, sah-sah saja, tidak masalah.”
Baca juga: Penutupan Masjid Raya Al Jabbar Diperpanjang Sampai Awal Puasa
Pernyataan tersebut disampaikan kepada wartawan menanggapi penolakan anggota Ansor terhadap Ustaz Khalid Basalamah yang akan berceramah dalam rangkaian acara Gazwah Weekend Festival pada Sabtu (18/3/2023) di Masjid Raya Al Jabbar.
Uu menegaskan bahwa masjid justru tertutup bagi kalangan yang gemar memecah belah “sekalipun mengaku sebagai ormas Islam.” Dia menambahkan, “Kalau ceramah hanya untuk memecah belah ummat, saya tidak rela".
Wagub mengatakan bahwa Masjid Al Jabbar “bukan masjid dhiror” yang dibangun hanya untuk memecah belah umat Islam. Siapapun boleh berceramah sepanjang isinya untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah.
Baca juga: Jadi Primadona Wisatawan, PKL Menjamur di Masjid Al Jabbar