Manfaat Puasa Bagi Kesehatan, Bersihkan Tubuh dari Zat Berbahaya
Muhajirin
Senin, 20 Maret 2023 - 14:40 WIB
Ilustrasi puasa (Foto: Istimewa)
Menahan diri dari makanan dan minuman merupakan salah satu syarat sah puasa. Puasa tak hanya menjadi kewajiban dalam agama Islam, tetapi juga memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh.
Dalam beberapa studi, puasa telah terbukti membantun menurunkan risiko penyakit kronis seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung. Selain itu, puasa juga dapat meningkatkan kesehatan mental dan spiritual seseorang.
Mengutip Al Jazeera, para ahli menemukan langsung ketika seseorang berpuasa, ada pembatasan asupan makanan pada siang hari bisa mencegah masalah kesehatan seperti kolesterol tinggi, jantung, dan obesitas.
Baca Juga:Bingung Puasa Syaban Dianjurkan atau Tidak? Begini Ketentuannya
Ketika tidak mengonsumsi apapun selama beberapa waktu, tubuh bisa lebih berkonsentrasi untuk membuang racun. Hal ini disebabkan puasa memberikan jatah libur bagi sistem pencernaan untuk mencerna makanan dan minuman yang masuk.
“Puasa memungkinkan usus untuk membersihkan dan memperkuat lapisannya,” ujar Claire Mahy, seorang ahli gizi.
Selain itu, puasa dapat memicu proses autofagi, yaitu mekanisme alami tubuh yang membersihkan sel-sel yang sudah tua, rusak, atau berbahaya. Autofagi juga dapat meningkatkan kemampuan sel untuk melawan racun dan kerusakan yang menumpuk dalam tubuh.
Dalam beberapa studi, puasa telah terbukti membantun menurunkan risiko penyakit kronis seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung. Selain itu, puasa juga dapat meningkatkan kesehatan mental dan spiritual seseorang.
Mengutip Al Jazeera, para ahli menemukan langsung ketika seseorang berpuasa, ada pembatasan asupan makanan pada siang hari bisa mencegah masalah kesehatan seperti kolesterol tinggi, jantung, dan obesitas.
Baca Juga:Bingung Puasa Syaban Dianjurkan atau Tidak? Begini Ketentuannya
Ketika tidak mengonsumsi apapun selama beberapa waktu, tubuh bisa lebih berkonsentrasi untuk membuang racun. Hal ini disebabkan puasa memberikan jatah libur bagi sistem pencernaan untuk mencerna makanan dan minuman yang masuk.
“Puasa memungkinkan usus untuk membersihkan dan memperkuat lapisannya,” ujar Claire Mahy, seorang ahli gizi.
Selain itu, puasa dapat memicu proses autofagi, yaitu mekanisme alami tubuh yang membersihkan sel-sel yang sudah tua, rusak, atau berbahaya. Autofagi juga dapat meningkatkan kemampuan sel untuk melawan racun dan kerusakan yang menumpuk dalam tubuh.