LANGIT7.ID, Jakarta - Menahan diri dari makanan dan minuman merupakan salah satu syarat sah
puasa. Puasa tak hanya menjadi kewajiban dalam agama Islam, tetapi juga memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh.
Dalam beberapa studi, puasa telah terbukti membantun menurunkan risiko penyakit kronis seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung. Selain itu, puasa juga dapat meningkatkan kesehatan mental dan spiritual seseorang.
Mengutip
Al Jazeera, para ahli menemukan langsung ketika seseorang berpuasa, ada pembatasan asupan makanan pada siang hari bisa mencegah masalah kesehatan seperti kolesterol tinggi, jantung, dan obesitas.
Baca Juga: Bingung Puasa Syaban Dianjurkan atau Tidak? Begini KetentuannyaKetika tidak mengonsumsi apapun selama beberapa waktu, tubuh bisa lebih berkonsentrasi untuk membuang racun. Hal ini disebabkan puasa memberikan jatah libur bagi sistem pencernaan untuk mencerna makanan dan minuman yang masuk.
“Puasa memungkinkan usus untuk membersihkan dan memperkuat lapisannya,” ujar Claire Mahy, seorang ahli gizi.
Selain itu, puasa dapat memicu proses autofagi, yaitu mekanisme alami tubuh yang membersihkan sel-sel yang sudah tua, rusak, atau berbahaya. Autofagi juga dapat meningkatkan kemampuan sel untuk melawan racun dan kerusakan yang menumpuk dalam tubuh.
Baca Juga: 2 Hadist Nabi SAW yang Anjurkan Umat Berpuasa di Bulan ZulhijahMengutip
Medical News Today, selama berpuasa, tubuh terbiasa dengan asupan kalori dan nutrisi yang sedikit, sehingga sel-sel tubuh harus beradaptasi dengan cara mengurangi kebutuhan kalori untuk menjalankan fungsi tubuh.
Meski asupan energi yang diterima tubuh minim, sel-sel tubuh tetap dapat bekerja secara normal karena mereka membersihkan “sampah” dan bagian sel yang rusak melalui proses autofagi, dan mendaurnya menjadi sel baru yang lebih sehat.
“Puasa dapat membantu memperbaiki kesehatan tubuh dengan cara memicu proses autofagi yang memungkinkan tubuh membersihkan diri dari zat-zat berbahaya,” tulis
Medical News Today.(jqf)