Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 25 Agustus 2026
home global news detail berita

Arab Saudi dan Muhammadiyah Mulai Puasa Ramadhan 1447 H Hari ini

esti setiyowati Rabu, 18 Februari 2026 - 11:21 WIB
Arab Saudi dan Muhammadiyah Mulai Puasa Ramadhan 1447 H Hari ini
Arab Saudi dan Muhammadiyah Mulai Puasa Ramadhan 1447 H Hari ini. Foto: Ist.
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Muhammadiyah, melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Penetapan ini diprediksi selaras dengan kalender Ummul Qura di Arab Saudi, meskipun keduanya menggunakan metodologi yang berbeda untuk menentukan awal bulan.

Muhammadiyah merujuk pada kriteria visibilitas bulan yang pertama kali terpenuhi di Amerika Utara (termasuk Alaska) berdasarkan standar global dari Kongres Internasional Penyatuan Kalender 2016, sementara Ummul Qura menggunakan prinsip bulan terbenam setelah matahari.

Baca juga: Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh Pada 19 Februari 2026

Banyak yang bertanya, mengapa Muhammadiyah kerap menyebut wilayah jauh seperti Alaska dalam menentukan awal bulan di Indonesia? Jawabannya adalah soal konsistensi standar.

"Muhammadiyah memegang teguh hasil Kongres Internasional Penyatuan Kalender 2016 di Istanbul yang menetapkan kriteria visibilitas pada tinggi bulan minimal 5 derajat dan elongasi 8 derajat. Secara matematis, pada tanggal 17 Februari petang, kriteria ketat ini terpenuhi di wilayah Amerika Utara (termasuk Alaska)," seperti dikutip dari laman Muhammadiyah, Rabu (18/2/2026).

Namun, jika menarik garis ke titik pusat spiritual umat Islam, yakni Kakbah, faktanya tidak jauh berbeda.

Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah Muhamad Rofiq Muzakkir pada Selasa (17/2/2026), menerangkan bahwa secara de facto, pelaksanaan puasa kita kemungkinan besar akan berbarengan dengan Ummul Qura di Arab Saudi.

Sistem penanggalan Ummul Qura sendiri memiliki cara kerja yang unik. Mereka tidak mematok syarat tinggi bulan harus sekian derajat.

Baca juga: PP PERSIS Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Berdasarkan situs resmi, syarat utamanya hanya satu yaitu asal bulan terbenam setelah matahari (moonset after sunset), maka bulan baru dianggap sudah dimulai. Tidak ada syarat ketinggian minimum tertentu.

Pada petang hari tanggal 17 Februari di Mekah, posisi bulan sudah berada di atas ufuk (positif). Artinya, menurut kriteria Ummul Qura, syarat masuknya bulan baru sudah terpenuhi. Dengan demikian, masyarakat Muslim di Tanah Suci akan memulai tarawih di malam yang sama dengan warga Muhammadiyah di Indonesia.

Perlu dipahami bahwa perbedaan istilah atau rujukan geografis hanyalah persoalan metodologi untuk mencapai akurasi. Muhammadiyah menyebut “Alaska” bukan untuk gaya-gayaan atau menjauhkan diri dari realitas lokal, melainkan bentuk kepatuhan pada keputusan Munas Tarjih di Pekajangan yang mengadopsi standar global.

Pada akhirnya, tanggal 18 Februari 2026 menjadi titik temu yang menarik. Meskipun berangkat dari kriteria yang berbeda, Muhammadiyah dan Ummul Qura bermuara pada kesimpulan yang sama.

Baca juga: 17 Warga Korsel Mualaf pada 1 Ramadhan 1446 H, Minat Belajar Islam Makin Tinggi

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 25 Agustus 2026
Imsak
04:30
Shubuh
04:40
Dhuhur
11:58
Ashar
15:17
Maghrib
17:57
Isya
19:06
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan