Begini Cara Shalat Jika Terjebak Macet Saat Mudik
Muhajirin
Sabtu, 15 April 2023 - 13:29 WIB
ilustrasi
Salah satu kewajiban umat muslim adalah menunaikan shalat lima waktu. Namun, bagaimana jika sedang dalam perjalanan dan tidak menemukan tempat untuk beristirahat atau berhenti di waktu shalat? Apakah shalat dapat ditunda hingga sampai ke tempat tujuan?
Menurut Ustadz Adi Hidayat (UAH), shalat merupakan kewajiban yang harus tetap dilaksanakan walaupun sedang dalam perjalanan. Jika tidak menemukan tempat untuk beristirahat atau berhenti, shalat dapat dilakukan di dalam kendaraan.
"Maka yang seperti dilihat sifat berkendaraannya dimana teman-teman menunaikan shalatnya, apakah di motor? Apakah di mobil yang mobilnya itu dalam posisi apa?” ucap UAH saat menyampaikan tausiah Ramadhan secara daring, Sabtu (15/4/2023).
Baca juga:Warga Grand Wisata Bekasi Santuni 250 Anak Yatim Piatu
Namun, sebelum menunaikan shalat, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama, kita harus memperhatikan sifat kendaraan yang dinaiki. Jika menaiki motor atau mobil, maka harus memperhatikan posisi kendaraan tersebut.
Jika sedang menyetir, sebaiknya tidak memaksakan diri untuk menunaikan shalat. Namun, jika memungkinkan untuk menunaikan shalat dalam posisi duduk atau tayamum, maka dapat melakukannya.
“Waktu shalat Anda sudah tiba dan Anda sedang di mana posisinya tidak bisa menemukan air, maka silakan tayamum, bukan tanah, tapi debu-debu itu pasti akan ditemukan di mana saja, yang menempel di tempat yang baik,” ujar UAH.
Menurut Ustadz Adi Hidayat (UAH), shalat merupakan kewajiban yang harus tetap dilaksanakan walaupun sedang dalam perjalanan. Jika tidak menemukan tempat untuk beristirahat atau berhenti, shalat dapat dilakukan di dalam kendaraan.
"Maka yang seperti dilihat sifat berkendaraannya dimana teman-teman menunaikan shalatnya, apakah di motor? Apakah di mobil yang mobilnya itu dalam posisi apa?” ucap UAH saat menyampaikan tausiah Ramadhan secara daring, Sabtu (15/4/2023).
Baca juga:Warga Grand Wisata Bekasi Santuni 250 Anak Yatim Piatu
Namun, sebelum menunaikan shalat, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Pertama, kita harus memperhatikan sifat kendaraan yang dinaiki. Jika menaiki motor atau mobil, maka harus memperhatikan posisi kendaraan tersebut.
Jika sedang menyetir, sebaiknya tidak memaksakan diri untuk menunaikan shalat. Namun, jika memungkinkan untuk menunaikan shalat dalam posisi duduk atau tayamum, maka dapat melakukannya.
“Waktu shalat Anda sudah tiba dan Anda sedang di mana posisinya tidak bisa menemukan air, maka silakan tayamum, bukan tanah, tapi debu-debu itu pasti akan ditemukan di mana saja, yang menempel di tempat yang baik,” ujar UAH.