Ada Gerhana Matahari Hibrida 20 April 2023, Begini Tata Cara Shalat Gerhana
Muhajirin
Kamis, 20 April 2023 - 05:06 WIB
Gerhana matahari hibrida akan terjadi pada Kamis, 20 April 2023.Foto/dok
Gerhana matahari hibrida akan terjadi pada Kamis, 20 April 2023. Fenomena ini akan membuat langit menjadi gelap di sebagian besar wilayah Indonesia, terutama di bagian timur.
Gerhana matahari hibrida adalah gerhana matahari yang dalam jalurnya mengalami dua fase sekaligus, yaitu fase cincin dan fase total. Ini adalah fenomena langka yang jarang terjadi di wilayah yang sama.
Berdasarkan Maklumat PP Muhammadiyah No.01/MLM/I.1/E/2023 yang dirilis pada Senin (18/4/2023), umat Islam diizinkan melakukan shalat gerhana pada Kamis, 20 April 2023 atau bertepatan gerhana matahari hibrida. Shalat gerhana itu dilakukan secara berjamaah tanpa adzan dan iqamah, berbeda dengan shalat wajib lima waktu.
Baca juga:Shalat Idul Fitri Beda dengan Shalat Lain, Begini Tata Caranya
Shalat gerhana dilakukan dalam formasi dua rakaat dengan melakukan rukuk, qiyam, dan sujud dua kali pada setiap rakaat. Shalat gerhana dapat dilakukan di tanah lapang atau di masjid. Berikut urutan tata cara shalat gerhana:
1. Imam menyerukan as-salatu jamiāah.
2. Takbiratulihram.
Gerhana matahari hibrida adalah gerhana matahari yang dalam jalurnya mengalami dua fase sekaligus, yaitu fase cincin dan fase total. Ini adalah fenomena langka yang jarang terjadi di wilayah yang sama.
Berdasarkan Maklumat PP Muhammadiyah No.01/MLM/I.1/E/2023 yang dirilis pada Senin (18/4/2023), umat Islam diizinkan melakukan shalat gerhana pada Kamis, 20 April 2023 atau bertepatan gerhana matahari hibrida. Shalat gerhana itu dilakukan secara berjamaah tanpa adzan dan iqamah, berbeda dengan shalat wajib lima waktu.
Baca juga:Shalat Idul Fitri Beda dengan Shalat Lain, Begini Tata Caranya
Shalat gerhana dilakukan dalam formasi dua rakaat dengan melakukan rukuk, qiyam, dan sujud dua kali pada setiap rakaat. Shalat gerhana dapat dilakukan di tanah lapang atau di masjid. Berikut urutan tata cara shalat gerhana:
1. Imam menyerukan as-salatu jamiāah.
2. Takbiratulihram.