home masjid

Manusia Memang Tempatnya Salah, Harus Sadar Diri

Jum'at, 28 April 2023 - 18:00 WIB
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Muti.
Setiap manusia niscaya melakukan kesalahan. Sebaik-baik manusia adalah mereka yang segera bertaubat dan tidak mengulang kesalahan.

Rasulullah SAW bersabda, “Setiap anak Adam pasti berbuat salah dan sebaik-baik orang yang berbuat kesalahan adalah yang bertaubat.” (HR Tirmidzi 2499)

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti mengungkapkan, sikap terbaik seorang muslim yang telah melakukan kesalahan adalah tidak mengulanginya. Termasuk tidak berlarut-larut dalam penyesalan. Ini karena Allah Ta’ala sangat menyukai hamba-Nya yang bertaubat.

“Jadi, yang lalu biarlah berlalu. Kira-kira move on, bahasa Jawanya sing wis yowes, yang sudah ya sudah. Itu Jangan diulangi lagi,” kata Mu’ti dalam program Kolak TvMu, dikutip Jumat (28/4/2023).

Menurut Mu’ti, melakukan kesalahan adalah manusiawi, termasuk ketika seseorang melakukan dosa besar. Oleh karena itu, seorang muslim setelah menyadari kesalahan dan bertaubat, diharapkan untuk tidak berputus asa dari rahmat Allah.

“Karena itu di dalam Al-Qur’an dijelaskan di antara ciri-ciri dari orang yang bertakwa itu adalah orang yang apabila dia berbuat zalim kepada diri mereka sendiri atau dia berbuat sesuatu yang keji, maka dia segera sadar dengan semuanya itu,” ujar Mu’ti.

وَالَّذِيْنَ اِذَا فَعَلُوْا فَاحِشَةً اَوْ ظَلَمُوْٓا اَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللّٰهَ فَاسْتَغْفَرُوْا لِذُنُوْبِهِمْۗ وَمَنْ يَّغْفِرُ الذُّنُوْبَ اِلَّا اللّٰهُ ۗ وَلَمْ يُصِرُّوْا عَلٰى مَا فَعَلُوْا وَهُمْ يَعْلَمُوْنَ
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
dosa besar taubat manusia rasa bersalah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya