home wisata halal

329 Pesantren Ikuti Bimtek Inkubasi Bisnis

Jum'at, 12 Mei 2023 - 12:00 WIB
Sebanyak 329 pesantren mengikuti bimtek inkubasi bisnis gelombang pertama.
Program Kemandirian Pesantren yang digagas Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas terus bergulir. Saat ini, ribuan pesantren akan mendapat bantuan pengembangan bisnis sekaligus bimbingan teknis (bimtek) inkubasi.

Bimtek digelar bergelombang selama tiga hari. Tahap pertama dilakukan untuk 329 pesantren dan berlangsung 10 – 12 Mei 2023 di Bandung. Lembaga pendidikan keagamaan penerima bantuan dan bimtek ini tersebar di Jawa Barat, Papua Barat, Papua, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Kalimantan Timur, Maluku, Maluku Utara, Aceh, dan Nusa Tenggara Barat.

Bantuan inkubasi bisnis merupakan bagian dari Program Kemandirian Pesantren yang telah berjalan selama tiga tahun terakhir. Harapannya dengan mandiri secara ekonomi, pesantren dapat memperkokoh tiga fungsi utama pesantren yaitu pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang nomor 18 tahun 2019.

Baca juga:KTT ASEAN 2023 Sepakati Perlindungan Pekerja Migran dan Penyelesaian Konflik Myanmar

"Ini merupakan program yang genuine dari karya pikir Menteri Agama Gus Yaqut Cholil Qoumas, yang pada dasarnya menginginkan agar pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan asli Indonesia ini tetap menjadi pilar utama dalam menjaga akhlak bangsa, menjaga nilai-nilai keagamaan dengan tidak tercampuri oleh berbagai intervensi," terang Dirjen Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani dikutip Jumat (12/5/2023)

Ali Ramdhani mengungkapkan, pesantren harus mandiri agar memiliki independensi yang kuat sehingga tidak tergoyahkan dan tidak bergantung pada pihak lain, apalagi kepada pihak yang sekedar ingin memanfaatkannya untuk kepentingan tertentu. Menurutnya, ada banyak kepentingan yang senantiasa ingin masuk ke pesantren untuk mengambil keuntungan tertentu, terlebih jelang tahun politik.

"Kita tahu, di 2023 ini sudah mulai hangat sebagai tahun politik. Oleh karena itu, pesantren harus hati-hati agar tidak dikapitalisasi oleh kekuatan manapun. Apa lagi yang arah dan orientasinya tidak memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kemandirian pesantren inkubasi bisnis kemenag menteri agama
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya