196.377 Calon Jemaah Haji Lunasi Bipih 2023
Tim langit 7
Ahad, 14 Mei 2023 - 14:00 WIB
Sebanyak 196.377 calon jemaah haji Indonesia siap berangkat ke Tanah Suci karena telah melunasi Bipih 2023.
Perpanjangan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1444 H bagi jemaah reguler ditutup pada Jumat (12/5/2023). Tercatat, 96,5% jemaah yang berhak melunasi Bipih sudah memenuhi kewajibannya.
Diketahui, kuota jemaah haji reguler Indonesia tahun ini 203.320 orang. Pelunasan Bipih dibuka sejak 11 April sampai 5 Mei 2023, lalu diperpanjang hingga Jumat 12 Mei 2023
"Data kami mencatat, ada 196.377 jemaah haji reguler yang sudah melunasi. Secara prosentase, angkanya sudah mencapai 96,5%," terang Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief dikutip Minggu (14/5/2023).
Baca juga:Muhammadiyah Ormas Terkaya di Dunia yang Pengurusnya Hidup Sederhana
"Masih ada 6.943 jemaah yang belum melunasi. Saat ini masih kita diskusikan, apakah akan diperpanjang lagi pelunasannya dengan daftar jemaah yang sama atau dibuka tahap kedua dengan kriteria yang baru. Ini akan segera kami informasikan kalau sudah diputuskan. Besar kemungkinan akan diperpanjang waktu pelunasannya," sambungnya.
Dari sisa kuota yang ada, Hilman mencatat masih 176 Petugas Haji Daerah (PHD) dan 253 Pembimbing KBIHU (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah) yang belum melunasi.
"Sejak 2016, pelunasan rata-rata dilakukan dalam dua tahap. Kecuali pada 2022, hanya satu tahap karena kuotanya hanya sekitar 100 ribu," sebut Hilman.
Diketahui, kuota jemaah haji reguler Indonesia tahun ini 203.320 orang. Pelunasan Bipih dibuka sejak 11 April sampai 5 Mei 2023, lalu diperpanjang hingga Jumat 12 Mei 2023
"Data kami mencatat, ada 196.377 jemaah haji reguler yang sudah melunasi. Secara prosentase, angkanya sudah mencapai 96,5%," terang Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief dikutip Minggu (14/5/2023).
Baca juga:Muhammadiyah Ormas Terkaya di Dunia yang Pengurusnya Hidup Sederhana
"Masih ada 6.943 jemaah yang belum melunasi. Saat ini masih kita diskusikan, apakah akan diperpanjang lagi pelunasannya dengan daftar jemaah yang sama atau dibuka tahap kedua dengan kriteria yang baru. Ini akan segera kami informasikan kalau sudah diputuskan. Besar kemungkinan akan diperpanjang waktu pelunasannya," sambungnya.
Dari sisa kuota yang ada, Hilman mencatat masih 176 Petugas Haji Daerah (PHD) dan 253 Pembimbing KBIHU (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah) yang belum melunasi.
"Sejak 2016, pelunasan rata-rata dilakukan dalam dua tahap. Kecuali pada 2022, hanya satu tahap karena kuotanya hanya sekitar 100 ribu," sebut Hilman.