Manakah yang Harus Didahulukan, Menikah atau Membahagiakan Ibu?
Muhajirin
Senin, 15 Mei 2023 - 09:00 WIB
ilustrasi
Kerap muncul pertanyaan mengenai mana yang seharusnya didahulukan antara menikah atau membahagiakan ibu. Topik ini menjadi perbincangan menarik yang menyoroti peran keluarga dan tanggung jawab terhadap orang tua.
Pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah, Prof Yahya Zainul Maarif (Buya Yahya), menjelaskan, membahagiakan orang tua tidak mesti harus menunda menikah. Dia mencontohkan, anak yang tidak bermaksiat secara tidak langsung sudah membahagikan orang tuanya.
"Jika Anda bermaksiat, ibu Anda tidak akan bahagia. Pahami makna ini, wahai anak muda yang baik. Anda merindukan mengabdi kepada orang tua," ujar Buya Yahya dalam tausiahnya, Senin (15/5/2023).
Baca juga:Ulama Palestina Jelaskan Penyebab Zionis Israel Bombardir Gaza
Menurut Buya Yahya, membahagiakan orang dengan amal sholeh merupakan suatu kewajiban. Pernikahan juga dapat menjadi sarana untuk lebih maksimal dalam membahagiakan ibu. Orang tua sudah tentu sangat bahagia jika melihat anaknya menikah.
"Pernikahan Anda sendiri dapat menjadi kegembiraan bagi ibunda. Anda memiliki kawan dalam mengabdi kepada ibunda yang lebih maksimal," kata Buya Yahya menegaskan.
Di sisi lain, seorang laki-laki yang hendak menikah juga harus mempertimbangkan wanita yang hendak dinikahi. Istri shalihah bukan hanya kebahagiaan untuk suami, tapi juga untuk orang tua.
Pengasuh Pondok Pesantren Al Bahjah, Prof Yahya Zainul Maarif (Buya Yahya), menjelaskan, membahagiakan orang tua tidak mesti harus menunda menikah. Dia mencontohkan, anak yang tidak bermaksiat secara tidak langsung sudah membahagikan orang tuanya.
"Jika Anda bermaksiat, ibu Anda tidak akan bahagia. Pahami makna ini, wahai anak muda yang baik. Anda merindukan mengabdi kepada orang tua," ujar Buya Yahya dalam tausiahnya, Senin (15/5/2023).
Baca juga:Ulama Palestina Jelaskan Penyebab Zionis Israel Bombardir Gaza
Menurut Buya Yahya, membahagiakan orang dengan amal sholeh merupakan suatu kewajiban. Pernikahan juga dapat menjadi sarana untuk lebih maksimal dalam membahagiakan ibu. Orang tua sudah tentu sangat bahagia jika melihat anaknya menikah.
"Pernikahan Anda sendiri dapat menjadi kegembiraan bagi ibunda. Anda memiliki kawan dalam mengabdi kepada ibunda yang lebih maksimal," kata Buya Yahya menegaskan.
Di sisi lain, seorang laki-laki yang hendak menikah juga harus mempertimbangkan wanita yang hendak dinikahi. Istri shalihah bukan hanya kebahagiaan untuk suami, tapi juga untuk orang tua.